BANDUNG, HarianBernas.com ? Sejumlah besar wilayah di Kabupaten Garut, Jawa Barat mengalami pergerakan tanah sehingga masyarakat perlu waspada ketika hujan.
“Ancaman pergerakan tanah ini merata mulai dari kawasan utara hingga selatan Garut,” kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut, TB Agus Sofyan, Rabu (20/7/16).
Agus menjelaskan ancama bencana pergerakan tanah meningkat bila terjadi hujan deras dan mengguyur di wilayah rawan bencana tersebut. Agus mengimbau masyarakat yang berada di zona rawan bencana selalu waspada dan segera mengosongkan rumah kemudian pindah ke tempat yang lebih aman.
Meski sekarang sudah memasuki musim kemarau namun masih kerap terjadi hujan. Maka masyarakat tetap harus waspada. Menurut hasil kajian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) pada Desember 2015 telah menentukan wilayah yang masuk dalam zona merah bencana pergerakan tanah.
Ia menyebutkan daerah-daerah yang masuk dalam zona merah bencana pergerakan tanah Kabupaten Garut antara lain Cilawu, Samarang, Cisompet, Pangantikan, Talengong, Bungbulang, Pakenjeng.
