BANDUNG, HarianBernas.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku dikagetkan dengan peristiwa kecelakaan saat Lebaran 2016. Menurutnya, kekagetannya setelah mengetahui bus yang mengalami kecelakaan di Cimahi pada Jumat (8/7/16) bukanlah bus pariwisata. Pada kecelakaan beruntun itu menewaskan sembilan orang.
“Kecelakaan (arus mudik 2015) lebih minim dibanding tahun lalu cuma saya dikagetkan dengan peristiwa Cimahi. Itu kan bukan bus pariwisata dan rem-nya blong. Lalu itu terjadi bukan di jalur mudik juga,” ujar Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan di Gedung Sate Bandung, Senin (11/7/16).
Aher mengungkapkan pemilik bus, yaitu PO Bus Parahyangan harus diberi sanksi tegas. Ia menjelaskan berdasarkan keterangan dari Dinas Perhubungan Jawa Barat, Bus Parahyangan tidak diperuntukkan mengangkut perjalanan wisata tetapi mengangkut karyawan.
Bus bernomor polisi T 7035 DL itu membawa lebih dari 50 penumpang wisatawan yang hendak pulang dari objek wisata Curug Cimahi menuju Karawang. Kecelakaan terjadi, Jumat (8/7/16) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu bus hilang kendali menabrak pembatas perumahan dan bengkel tambal ban hingga akhirnya bus oleng. Bus juga menabrak dua mobil dan dua motor yang melaju dari arah Cimahi.
