Yogyakarta, HarianBernas.com– Selain Nusa Tenggara Timur dan Bali, Yogyakarta terpilih sebagai salah satu daerah percontohan untuk penghematan penggunaan air bersih di tingkat nasional, Minggu (28/8).
“DIY menjadi daerah contoh penghematan air bersih tingkat nasional,” jelas Gantjang Amanullah, Direktur Statistik Kesra Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta.
Dengan situasi ketersediaan air bersih saat ini, kepedulian masyarakat untuk berhemat air bersih menjadi sangat signifikan agar bisa mengantisipasi krisis air bersih yang sedang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
Masyarakat DIY mampu memanfaatkan penggunaan air bekas untuk keperluan lain. Dengan pemanfaatan air bekas, menunjukkan tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat yang tinggi terhadap lingkungan dan ketersediaan air bersih di Yogyakarta. Gantjang juga meminta daerah lain agar mengikuti langkah Yogyakarta dalam menghemat penggunaan air bersih itu.
Tujuan BPS menghitung data daerah yang mampu memanfaatkan penggunaan air bekas adalah untuk melihat kemampuan setiap daerah dalam mencermati dan mengantisipasi kurangnya ketersediaan air bersih di Indonesia.
BPS mencatat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai daerah terbaik ketiga yang melakukan penghematan air bersih periode tahun 2014. Nilai DIY, yaitu 10,47 persen berada di bawah Nusa Tenggara Timur: 26,91 persen dan Bali: 17,14 persen.
