Gunung Kidul, HarianBernas.com – Tim SAR Pantai Baron Gunung Kidul, Yogyakarta memperingatkan wisatawan dan nelayan untuk tidak bermain di bibir pantai dan melaut karena adanya gelombang tinggi, Minggu (28/8).
Suyanto, salah satu Tim SAR Satlinmas Pantai Baron, di Gunung Kidul menjelaskan bahwa pada hari Sabtu (27/8) dan Minggu (28/8), ada tiga orang tergulung ombak Pantai Drini.
“Ketiga korban berhasil diselamatkan, tapi mereka 'shock' dan harus dilarikan ke puskesmas,” jelasnya.
Tiga korban yang tergulung ombak Pantai Drini, yaitu Agung Riska W (19), Priyambodo (18), dan Agus Dwi P (19). Semuanya adalah warga Jalan Solo Km 11 Kalasan, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta.
Ketiga korban itu nekat mandi di laut meski petugas sudah berulang kali diperingatkan pada wisatawan untuk tidak mandi atau bermain air di laut. “Petugas baru mengumumkan, tiba-tiba banyak jeritan dari wisatawan, ada yang terseret ombak,” jelas Suyanto.
Koordinator SAR Gunung Kidul Marjono juga menuturkan kondisi ombak pantai selatan tidak menentu.
“Kondisi ombak sulit kita prediksi. Secara umum memang tinggi, namun sering juga landai,” jelasnya.
Adanya korban yang terseret ombak karena tidak adanya kepedulian wisatawan untuk mematuhi imbauan petugas SAR yang sedang bertugas. Kalau nekat, korban akan terjadi.
