Yogyakarta, HarianBernas.com — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyebut Indonesia berhasil menyinergikan persoalan agama dan demokrasi sehingga menjadi negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Selasa (30/8).
Selain itu, Pratikno juga menegaskan bahwa Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi kemajuan bangsa Indonesia.
“Bhinneka Tunggal Ika sangat berarti bagi perkembangan, menjadi fondasi kuat bagi kemajuan Indonesia,” ucapnya ketika kuliah umum menyampaikan pengarahan kepada mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) Program Pascasarjana di kampus UGM, Yogyakarta.
Dengan jumlah umat Muslim terbesar di dunia, Indonesia berhasil menjaga pluralisme secara masif di wilayahnya. Padahal, negara Islam di dunia tidak mampu memelihara demokrasi dan negara demokrasi di dunia pun tidak mampu menjaga pluralisme dengan baik di negaranya. Indonesia berhasil menjaga pluralisme dan demokrasi secara beriringan.
“Kita tidak boleh merasa malu dengan bangsa ini. Karena banyak negara yang kini belajar tentang demokrasi ke Indonesia, terutama belajar menyinergikan demokrasi dengan pluralisme,” kata Pratikno.
