Yogyakarta, HarianBernas.com – Pemerintah Kota Yogyakarta akan memperbanyak pedestrian di kawasan cagar budaya untuk mengakomodasi kebutuhan wisatawan, Kamis (18/8).
“Kota Yogyakarta memiliki banyak kawasan cagar budaya sehingga pembangunan pariwisata perlu menyesuaikan kondisi yang ada. Salah satunya, membangun pedestrian agar wisatawan menikmati kawasan cagar budaya lebih baik,” kata Aman Yuriadijaya, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta saat menyambut tim penilai Wahana Tata Nugraha.
Pemerintah Kota Yogyakarta akan terus mengenalkan wisata berbasis pedestrian kepada wisatawan yang datang ke kawasan cagar budaya, dimulai dari Keraton Yogyakarta. Pemerintah Kota Yogyakarta sudah melarang bus berdimensi besar masuk ke kawasan Keraton Yogyakarta.
Bus berdimensi besar hanya diperbolehkandi sejumlah titik parkir di sekitar kawasan keraton, misal Taman Parkir Ngabean, Senopati atau Abu Bakar Ali. Perubahan pola pariwisata menuju kawasan keraton memberikan dampak baik pada sektor ekonomi di sepanjang jalur yang dilewati wisatawan.
Sementara itu, Nugraha Iman Sukandar, Ketua Tim Penilai Wahana Tata mengapresiasi Pemerintah Kota Yogyakarta terkait pembangunan pedestrian, yaitu memberikan perhatian berupa fasilitas kepada pejalan kaki.
