Bantul, HarianBernas.com- Bangunan TES (Tempat Evakuasi Sementara) Kabupaten Bantul, Yogyakarta akan tahan terhadap goncangan gempa bumi dan terjangan tsumani, Kamis (22/9).
“Bangunan TES, bangunan yang paling akhir bertahan ketika ada goncangan gempa ataupun tsunami,” jelas Dwi Daryanto, Kepala BPBD Bantul.
Meski dibangun di atas lahan berpasir pantai selatan, desain bangunan pada pondasi sudah dirancang tahan goncangan.
“Menggunakan fondasi tiang pancang dengan kedalaman sekitar tujuh meter. Jadi bangunan ini tetap aman saat ada gempa dan tsunami,”imbuhnya.
TES berukuran 39 meter kali 18,5 meter ditargetkan selesai pada Desember 2016, kemudian dihibahkan ke pemda sebelum diberikan ke desa untuk pengelolaannya. “Kalau kapasitas daya tampung bisa mencapai ribuan orang dalam keadaan berdiri,”jelasnya.
Sultoni Rahman, Perwakilan Direksi Lapangan dari Kemenpupera menyebut pembangunan TES di pantai selatan Bantul itu baru pertama kali di DIY dan baru ada satu.
“Pembangunan TES di masing-masing daerah, baik desain maupun bentuk, beda-beda karena tergantung hasil kajian,”imbuhnya.
