HarianBernas.com – Di kawasan Pegunungan Andes yang terletak Amerika Selatan, terdapat fenomena cuaca yang cukup aneh. Pada waktu-waktu tertentu, pengendara mobil akan berpapasan dengan kabut yang terlihat tembus pandang dan tidak akan mengganggu penglihatan.
Tapi begitu mobil mereka masuk ke dalam kabut, terjadilah hal yang aneh. Kaca mobil mereka akan langsung dipenuhi oleh embun sehingga mereka harus menyalakan wiper hingga mereka keluar dari kabutnya. Kabut tersebut oleh penduduk setempat dikenal dengan nama garua (la garĂșa).
Kabut garua terbentuk ketika Arus Humbdolt yang datang dari bagian selatan Samudera Pasifik membawa air yang bersuhu dingin ke arah utara. Menuju perairan di sepanjang sisi barat Amerika Selatan. Sinar matahari kemudian menguapkan air bersuhu dingin tersebut menjadi titik-titik air yang selanjutnya terbawa oleh angin ke Pegunungan Andes.
Karena daerah pesisir barat Amerika Selatan merupakan daerah beriklim kering dan bersuhu cukup tinggi, titik-titik air tersebut mengecil sehingga terlihat seperti kabut yang tipis. Namun ketika titik-titik air tersebut menempel pada permukaan kaca, terjadilah pengembunan sehingga kaca terlihat basah. Fenomena kabut garua biasanya berlangsung antara bulan Juni hingga November.
