Bantul, HarianBernas.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul, Yogyakarta, terus melacak dua keluarga transmigran yang tidak berada di tempat tujuan transmigrasi setelah penempatan, Selasa (20/9).
“Ada dua kepala keluarga transmigran yang tidak berada di tempat (lokasi transmigrasi). Ini yang sedang kita cari,” ucap Mudiyana, Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans Bantul.
Dua keluarga ini dikabarkan pulang ke Bantul. Pihaknya enggan menyebut identitas, alamat, dan lokasi transmigrasi keluarga itu. Dua KK tersebut diberangkatkan ke lokasi tujuan transmigrasi tahun anggaran 2015.
“Sudah setahun atau enam bulan setelah pemberangkatan, diinformasikan tidak di tempat yang dua (KK) ini,” terangnya.
Upaya pencarian dua keluarga transmigran, yaitu dengan mendatangi tempat asalnya di Bantul, dan masih belum menemukan keluarga yang dimaksud.
“Kami bisanya hanya mencari untuk disuruh kembali. Sebelumnya, ada yang mau kembali, ada yang tidak,” terangnya.
Ada beberapa penyebab peserta transmigrasi pulang ke daerah asal, misal karena tidak berkembang ataupun faktor lain yang mengakibatkan keluarga tidak betah di lokasi transmigrasi. “Mereka yang pulang, namanya di-'black list' dan tidak boleh mengikuti program transmigrasi,” imbuhnya.
