HarianBernas.com-Siapa di sini yang sering mendengar kata jualan? Apa yang ada di bayangan Anda soal jualan? Kenapa ada orang yang jualan yang laku banget sementara ada yang biasa-biasanya saja?
Hmm…menarik sekali.
Ternyata, selama ini yang menghambat kita menjual produk kita adalah soal Mindset dan Ego Anda sendiri.
Banyak dari kita yang punya mindset bahwa menjual adalah pekerjaan yang memalukan, terkesan menjual sesuatu hanya demi duit.
Inilah mindset yang very wrong! Mindset ini yang kadang membuat Anda gagal dalam berjualan!
Kalau Anda sendiri malu untuk berjualan bagaimana Anda bisa menawarkan produk Anda dengan baik, betul?
Padahal, sebenarnya manusia tidak bisa lepas dengan yang namanya penjualan. Manusia makan dari hasil penjualan. Sekolah dari hasil penjualan. Tidur dari hasil penjualan.
Apapun yang Anda pakai dari ujung kaki sampai ujung kepala tak lain tak bukan adalah hasil dari berjualan.
Anda saat bekerja sebenarnya adalah menjual diri Anda sendiri, betul?
Oleh karena itu, kita perlu mengubah mindset kita soal berjualan!
Mindset yang tepat, yaitu:
Berjualan adalah membantu menyelesaikan masalah orang lain.
Anda jual makan berarti Anda menyelesaikan masalah kelaparan orang lain.
Anda jual rumah berarti Anda menyelesaikan masalah tempat hidup yang nyaman buat orang lain.
Anda jual asuransi berarti Anda menyelesaikan masalah kepastian keamanan masa depan buat orang lain.
Apapun yang Anda jual adalah bermanfaat untuk orang lain.
Kalau kata Dewa Eka, jualan adalah pekerjaan membantu orang yang dibayar.
Sudah membantu orang, dibayar pulak! Uenak Tenan.
Beda mindset, beda hasil! Posisi penjual adalah posisi yang di atas, yaitu posisi penolong bukan posisi penerima bantuan atau peminta-minta.
Yang menghambat berjualan adalah Anda memaksakan berjualan barang Anda (baca=ego Anda) kepada orang yang belum tentu butuh.
Anda tidak mau merendahkan ego Anda dan tidak mau mencoba mendengar suara suara orang lain. Anda tidak mau sungguh-sungguh mendengarkan apa yang sebenarnya pelanggan Anda butuhkan.
Anda cuma ngasih A, padahal pelanggan Anda maunya B, ya kagak nyambung!
Ayo mulai sekarang, mari kita latih untuk selalu bertanya dan mencari tahu “Apa yang sesungguhnya pelanggan butuhkan, bukan apa yang Anda butuhkan.”
Kalau sudah ketemu, barulah bantu mereka menyelesaikan masalah mereka. Setuju?
Salam dahsyat!!
Jansen Frank | Service Excellence Trainer
Bila Anda ingin mengundang saya sebagai Trainer di perusahaaan Anda ATAU bila Anda ingin mendapatkan pelajaran yang saya pelajari setiap hari di WhatsApp Anda, silakan hubungi/SMS/WA ke: 0818 0856 5478 atau e-mail: jansen.franks@gmail.com.
