Sleman, HarianBernas.com- Pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Sleman,Yogyakarta, terus digencarkan agar terus mampu memantapkan ketahanan pangan masyarakat, Kamis (1/9).
“Diupayakan agar tetap mampu mewujudkan surplus pangan, baik bahan pangan nabati maupun hewani,” jelas Sri Muslimatun, Wakil Bupati Sleman saat menyerahkan bantuan rumah burung hantu (rubuha) di Sumberagung, Moyudan.
Pada tahun 2015, produksi padi sawah di Sleman naik dari 314 ribu ton menjadi 328 ribu ton atau meningkat 4,54 persen daripada tahun 2014. Produksi tersebut dapat menghasilkan beras 207 ribu ton daripada produksi tahun 2014, yaitu 198 ribu ton.
Selain itu, bantuan rubuha kepada masyarakat bisa bermanfaat dan berkontribusi untuk pemberantasan hama tikus yang selama ini menjadi ancaman serius tanaman padi. Dengan rubuha-rubuha itu, burung hantu akan semakin nyaman dan banyak berkembangbiak agar menekan perkembangan hama tikus.
“Bantuan rubuha ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga dapat berfungsi sesuai dengan yang diharapkan,?imbuhnya.
Duljiman, Kepala Desa Sumberagung menyebut kegiatan intensif pengendalian hama tikus telah dilaksanakan sejak tahun 2012 karena dengan terserang hama tikus, sudah 11 kali gagal panen.
“Saat ini, areal 440 hektare selayaknya memerlukan rubuha 220 buah. Saat ini, baru terbangun 153 buah dan sudah banyak yang rusak,” imbuhnya.
