Yogyakarta, HarianBernas.com — Budaya adalah kekuatan luar biasa yang dimiliki Kota Yogyakarta, bahkan menjadi aset utama perkembangan pariwisata, Jumat (2/9).
“Jika setiap kampung wisata menunjukkan potensi budayanya, kampung wisata akan menjadi kekuatan strategis dalam pengembangan pariwisata di Kota Yogyakarta,” kata Aman Yuriadijaya, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta saat membuka Festival Kampung Wisata di Benteng Vredeburg.
Adanya Bregada atau prajurit di setiap kampung wisata di Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa kampung wisata di kota siap menjadi pondasi berkembangnya kampung budaya. Bregada adalah prajurit pengawal kampung budaya.
?Keberadaan mereka siap mendorong perkembangan kampung wisata yang ada,” jelas dia.
Bregada dari 17 kampung wisata mengikuti festival dengan menggelar pawai budaya di sepanjang Jalan Malioboro dan berakhir di Benteng Vredeburg. Bregada di kampung wisata memiliki keunikan dan potensi budaya masing-masing dengan kostum unik sesuai kreasi kampung wisata.
Untuk pertama kalinya dihelat, Festival Kampung Wisata Yogyakarta 2016 ditujukan untuk pembinaan, sekaligus mempromosikan kampung wisata dan produk yang dihasilkan.
“Kegiatan ini menjadi 'test case' uji kesiapan kampung wisata menerima kunjungan wisatawan. Uji coba paket wisata yang ditawarkan,” ucap Budi Santosa, Kepala Bidang Objek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta.
Dari 17 kampung wisata yang ada, lima kampung wisata masuk dalam kategori mandiri karena memiliki paket wisata dan dikunjungi wisatawan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga telah mengusulkan adanya penanda khusus di tiap kampung wisata sehingga mudah dikenali oleh wisatawan.
