Yogyakarta, HarianBernas.com — Sri Sultan HB X, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta harapkan penganekaragaman pangan berbasis pangan lokal bisa kurangi ketergantungan pada satu jenis pangan pokok, Jumat (2/9).
“Penganekaragaman konsumsi pangan merupakan upaya memantapkan dan membudayakan pola konsumsi pangan beragam dan seimbang dalam jumlah gizi,” ucap Sri Sultan HBX dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di pameran aneka ragam pangan Badan Ketahanan Pangan dan Penyulahan (BKPP) DIY.
Persoalan pangan menjadi salah satu prioritas pembangunan Pemda DIY karena ketersediaan pangan bergizi menjadi faktor penting untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) berkualitas. “Selain bergizi juga memiliki harga yang terjangkau,” jelas Sultan HB X untuk memperingati Hari Pangan Sedunia ke-36 itu.
Penganekaragaman pangan menjadi solusi alternatif masyarakat agar tidak terpatok pada satu jenis pangan saja. Sultan HB X juga berharap masyarakat semakin memahami dengan penganekaragaman pangan dengan prinsip Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).
Kualitas keberagaman konsumsi pangan masyarakat di DIY masih kurang karena skor Pola Pangan Harapan (HPP) sebagai indikator pengukur belum berada di angka ideal (baru mencapai skor 83,7 dari skor 100 untuk HPP yang ideal.
Pameran aneka ragam pangan berlangsung di Halaman BKPP DIY dari tanggal 2-4 September dengan tajuk “Membangun Kedaulatan Pangan Berkelanjutan Berbasis Sumberdaya Lokal, di Era Perubahan Iklim”.
Peserta pameran terdiri atas 30 instansi atau lembaga, serta kelompok tani, misal Dinas Pertanian DIY, Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Pabrik Gula Madukismo, Perum Bulog DIY, Dinas Kehutanan dan Perkebunan DIY, serta Jogja Benih.
