SLEMAN, HarianBernas.com – Balai Arkeologi Yogyakarta akan mensurvei tinggalan-tinggalan budaya manusia purba di Sungai Oya dan perbukitan di Gunung Kidul pada minggu ketiga September 2016, Jumat (9/9/16).
“Survei tinggalan-tinggalan budaya manusia purba yang pernah ditemukan diharapkan nantinya bisa ditemukan situs baru,” jelas Indah Asikin Nurani, Peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta.
Dari hasil penelitian sebelumnya, ada titik-titik yang jelas tentang keberadaan artefak tinggalan budaya manusia purba, tapi ada yang belum tersambungkan antara gua dengan Sungai Oya.
“Di antara sungai dan gua, bolong-bolongnya di mana masih belum tahu,”imbuhnya.
Dari sisi ekologinya, manusia purba senang tinggal di alam terbuka karena sumber makanan ataupun bahan baku untuk pembuatan alat batu. Dari sisi itulah akan terus dilakukan penelitian.
?Meski selama ini, belum pernah ada temuan fosil manusia purba,” ucapnya.
Temuan artefak sebelumnya hanya sebatas artefak, alat-alat batu, dan fosil hewan-hewan purba.
“Di Sungai Oya alat batu zaman paleolitikum dan mezolitikum,” terangnya.
