Yogyakarta, HarianBernas.com- Warga Yogyakarta menjadi penduduk yang paling haus terhadap informasi melalui pengoptimalan media informasi yang ada berdasar versi Badan Pusat Statistik (BPS),Jumat (2/9).
Alasannya, warga DIY menjadi penduduk yang paling sering mendengarkan siaran radio, membaca koran/majalah, dan artikel/berita dari media elektronik. “Itu salah satu bukti penduduk DIY haus informasi, baik dari radio, koran/majalah, dan artikel/berita di media elektronik,” kata Gantjang Amanullah, Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat (Kesra) BPS.
Berpijak dari Data BPS pada tahun 2015, sebanyak 18,64 persen penduduk di DIY yang berusia 10 tahun ke atas menjadi pendengar siaran radio selama seminggu terakhir. Angka tersebut berada di bawah Provinsi Bali yang mencapai 22,17 persen yang menempati posisi pertama.
Berikutnya, sebanyak 28,54 persen penduduk di DIY yang berumur 10 tahun ke atas menjadi pembaca surat kabar/majalah selama seminggu terakhir di DIY mencapai. Angka ini berada di bawah Provinsi Kepulauan Riau sebesar 31,01 persen yang menempati posisi pertama.
Terakhir, sebanyak 32,89 persen penduduk di DIY yang berumur 10 tahun ke atas membaca artikel/berita dari media elektronik selama seminggu terakhir di DIY. Angka ini berada di bawah Kepulauan Riau sebesar 40,23 persen. Posisi pertama ditempati DKI Jakarta sebesar 43,02 persen.
Berdasarkan dari penggunaan semua media informasi yang ada, penduduk DIY sangat peduli dan haus dengan informasi.
