HarianBernas.com – Anak berumur 12 tahun ini ternyata sempat merasa depresi bahkan sangat tertekan sehingga ingin mengakhiri hidupnya karena terlalu berbeda dengan temannya. Oleh karena itu, ia sering menjadi sasaran pembullyan karena dianggap aneh dan gila oleh teman-temannya.
Baca juga Bocah Keturunan India Miliki IQ 162, Tandingi Einstein dan Hawking
Maddison Bowden adalah seorang anak sekolah dasar di Essex, Inggris dan sering dijauhi oleh teman-temannya karena beberapa kali dirasa bertingkah aneh. Beda dengan lainnya, Bowden dapat mengerjakan soal dengan waktu yang cepat dan dapat berpikir lebih singkat.
Karena terlalu berbeda ini, Bowden merasa sangat sedih. Kesedihan ini pun memuncak ketika Ia mengucapkan kata-kata ingin mengakhiri hidupnya kepada sang Ibu, Luisa Di Marco.
“Ketika dia pulang dan berkata, 'Aku tidak ingin hidup lagi ibu', itu adalah hal yang sangat sulit kudengar saat anakku mengatakan hal seperti itu,” ingat Luisa.
Baca juga 10 Seleb Hollywood dengan IQ Tertinggi
Namun rasa penasaran membuat sang ibu mengajak Bowden mengikuti Tes IQ. Di sebuah Lembaga Pengetes Kecerdasan MENSA, ternyata Bowden mendapatkan skor 162 pada kertas Cattell IIIB. Ini merupakan hasil yang sangat tinggi untuk anak di bawah 18 tahun.
Bahkan Bowden dapat menyelesaikan 150 soal sulit dengan nilai yang sangat bagus. Bahkan Bowden disamakan dengan Stephen Hawking dan Albert Einstein yang memiliki IQ yang sama yakni 160.
