Yogyakarta, HarianBernas.com- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Yogyakarta (DIY) menyebut pemerintah pusat justru fokus menyasar orang-orang Indonesia melalui program pengampunan pajak atau tax amnesty, Rabu (31/8).
“Kami minta pemerintah pusat fokus menjangkau masyarakat pemilik dana besar di luar negeri, sebab yang terjadi saat ini, pemerintah malah lebih sibuk menyasar orang-orang di Indonesia,” tegas Gonang, Wakil Ketua Umum Kadin DIY di Yogyakarta.
Saat ini, pengusaha dan masyarakat Indonesia justru ketakutan karena merasa dikejar-kejar petugas pajak. Harapannya, Pemerintah fokus menjangkau masyarakat Indonesia pemilik dana di luar negeri saja melalui tax amnesty.
Sementara itu, hampir tidak terdengar tentang informasi penjangkauan masyarakat Indonesia pemilik dana besar di luar negeri. Pemerintah pusat harus fokus menjangkau masyarakat Indonesia yang memarkir dananya di luar negeri.
Secara bersamaan, Kadin meminta sosialisasi tentang “tax amnesty” di Yogyakarta terus ditingkatkan agar menjangkau yang memiliki harta warisan, harta kekayaan lain, masyarakat yang berdagang di pasar, dan kekayaan dari usahanya sehingga target tax amnesty pemerintah tercapai.
Menurut Gonang, Wakil Ketua Umum Kadin DIY, kenyataannya, banyak pegawai pajak di Yogyakarta kurang memahami pelaksanaan pengampunan pajak. Sosialisasi harus terus ditingkatkan sampai menimbulkan kesadaran masyarakat membayar pajak.
