Yogyakarta, HarianBernas.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Yogyakarta (DIY) menyebut harga beberapa kebutuhan pokok di sejumlah pasar daerah mengalami kenaikan karena dampak cuaca pra-musim hujan awal Oktober, Selasa (11/10).
“Cuaca saat ini akibatkan harga komoditas rata-rata naik di atas 5 persen,” jelas Yuna Pancawati, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag, Yogyakarta.
Sejumlah kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga per 11 Oktober 2016 di 3 pasar induk di Kota Yogyakarta seperti Pasar Beringharjo, Kranggan, dan Demangan, yaitu:
1.Cabai merah besar naik Rp5000 per kg menjadi Rp46.333 per kg dari Rp41.333 per kg,
2.Cabai rawit dari Rp23.000 per kg menjadi Rp25.667 per kg,
3.Cabai keriting dari Rp42.333 per kg menjadi Rp46.333 per kg,
4.Bawang merah dari Rp25.667 menjadi Rp27.333 per kg.
Penyebabnya adalah curah hujan yang tinggi sehingga berdampak pada distribusi bawang merah dan cabai dari luar daerah, misal Brebes atau Muntilan. Selain itu, berdampak pada turunnya kuantitas pasokan karena gagal panen di beberapa daerah.
Akibatnya, persediaan pedagang sembako di DIY menurunan, meski di tingkat petani lokal DIY sampai saat ini belum ada laporan gagal panen. Disperindag DIY serta Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre DIY untuk upaya stabilisasi harga akan merencanakan operasi pasar.
Sementara itu, Arofa Noor Indriani, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyulahan (BKPP) DIY menyebut terganggunya distribusi bahan pangan karena cuaca tak mengganggu ketahanan pangan di DIY dari sisi jumlah atau mutu.
