Yogyakarta, HarianBernas.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) kini berfokus pada tiga sektor prioritas saat menggarap proyek-proyek infrastruktur, Jumat (14/10).
Tiga sektor proyek infrastruktur tersebut, yaitu (1) Sektor Transportasi seperti pembangunan jalan dan jembatan, (2) Sektor Pengairan seperti ketahanan pangan, air bersih, sanitasi, dan pengelolaan banjir, dan (3) Sektor Perumahan dan Permukiman.
Dalam siaran persnya, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menyebut pemusatan pada tiga sektor infrastruktur itu dalam upaya menjalankan amanat Presiden Joko Widodo di acara Diklatnas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Angkatan IV di Gedung Panca Gatra Lemhannas.
Selain itu, saat ini Indonesia telah masuk dalam kompetisi era keterbukaan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Salah satu cara untuk bisa memenangkan kompetisi di era keterbukaan, yaitu dengan pelayanan yang baik, yang lebih murah, dan cepat. Syarat itu mutlak harus diwujudkan.
Saat ini, para pemimpin negara ASEAN saling berjabat tangan dengan ramah, tapi ada aroma persaingan di dalamnya. “Kita sedang bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya,” terang Menteri PPUR.
Basuki menyebut kementeriannya menghadapi beberapa kendala, misal disparitas antarwilayah yang tinggi. ?Kami turut membangun wilayah timur dan pulau terluar Indonesia,”imbuhnya.
Selain itu, daya saing nasional masih lemah karena keterbatasan infrastruktur terutama konektivitas. Selanjutnya, masalah urbanisasi yang tinggi dan pemanfaatan sumber daya belum optimal untuk menyokong kedaulatan pangan dan energi.
