Gunung Kidul, HarianBernas.com– Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta menargetkan bebas pasung untuk warganya di tahun 2017, Selasa (4/10).
Dwi Warna Widi Nugraha, Kepala Dinsosnakertrans Gunung Kidul Gunung Kidul menyebut saat ini ada 18 orang dipasung. Empat orang terpantau pantau Dinsosnakertrans.
“Tim kami menemukan empat orang yang secara langsung terlihat. Sementara lainnya cukup sulit ditembus. Lebih dari 18 orang jika ditotal di seluruh Gunung Kidul,”jelas Dwi Warna.
Empat orang merupakan warga Kecamatan Giripurwo, Playen, Panggang, dan Gedangsari. Usia yang dipasung masih usia produktif, yaitu 29 tahun sampai 47 tahun. Dinsosnakertrans terus mendekati pihak keluarga agar yang dipasung dibebaskan dan mendapatkan perawatan dari tim medis, tapi ditolak.
“Mereka beralasan malu dan memilih merawat di rumah dengan dipasung,” imbuhnya.
Meski dapat memantau dan sosialisasi, pihaknya belum berhasil membebaskan yang dipasung untuk dirawat di RS Jiwa Grasia, Sleman atau memperoleh perawatan pihak medis padahal kondisinya memprihatinkan. Pihaknya tidak bisa memberikan bantuan karena juga dilarang keluarga, tambahnya.
Target yang diberikan pemerintah pusat adalah tahun 2017 bebas pasung. Pada tanggal 10 Oktober nanti merupakan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia.
