HarianBernas.com – Tropical Forest, band independen asal Malang yang mengusung genre reggae mencoba menyampaikan aspirasi mereka tentang lingkungan hidup dan kondisi negeri melalui media musik. Berdiri sejak 2003 dan mulai menapaki jalur indie di tahun 2008 dengan mengeluarkan karya-karya perdananya dalam sebuah EP Self Titled, band ini tidak hanya bermusik tetapi juga mendukung berbagai komunitas lokal dalam menularkan kepedulian terhadap isu lingkungan.
Unyil dan Unoy sebagai vokalis, Sandri dan Koko sebagai gitaris, Fredy sebagai bassis, dan Miko sebagai drummer dan perkusionis adalah enam sosok yang kini bergerak bersama lewat Tropical Forest. Setelah melahirkan 1 EP Self Titled (2008), Album Perdana Bumi Merintih (2010) dan sebuah single Selamatkan Negerimu terpilih menjadi salah satu nomor dalam kompilasi Indonesia Reggae Sound produksi Bahaya Records pada tahun 2014.
Band ini resmi meluncurkan album terbarunya bertajuk Nature Scene pada 27 Agustus 2016 lalu di Ndayung Adventure, Gubuk Klakah, Poncokusumo, Malang dengan melibatkan Joko Tebon, Bedjo Celoteh, DJ Angga MDF dari Malang dan Rasvan Aoki dari Surabaya untuk turut menyemarakkan pesta peluncuran album tersebut.
Melihat judul yang disematkan pada album ini, bisa dipastikan isu lingkungan menjadi pusat perhatian Tropical Forest. Namun, tema alam bukan satu-satunya tema yang mendominasi, karena lagu-lagu dengan tema universal juga disisipkan. Sebagai kejutan, beberapa musisi kawakan baik dari Kota Malang maupun Ibu Kota turut diajak berkolaborasi dalam album ini.
Nama-nama yang tak asing di scene musik independen Malang seperti Chipeng vokalis band punk Begundal Lowokwaru, Deny dan Okta yang tergabung dalam brass section band RGB Ska, dan DJ Angga dari Malang Dub Foundation turut menyemarakkan album Tropical Forest kali ini. Tak hanya itu, musisi-musisi kawakan dari komunitas reggae Indonesia, Emilio vokalis grup band Gangstarasta, Conrad Good Vibration, Estu kibordis dari P.A.L.L.O dan Bastian vokalis sekaligus gitaris Cozy Republic juga turut berkolaborasi.
Single pertama album Nature Scene, berjudul Unity terpilih dan dirilis secara online pada tanggal 7 Agustus 2016 melalui akun Soundcloud Tropical Forest dan disebarluaskan ke radio-radio di Indonesia. Dibalut dalam aransemen musik reggae yang easy listening, lagu ini mewakili keresahan Tropical Forest akan keadaan negeri yang mulai gampang terpecah-belah. Dengan irama tempo yang cepat, UNITY membawa semangat positif dan mengajak siapa saja untuk bersatu melalui musik.
