Jakarta,HarianBernas.com-Petenis tunggal putra andalan Indonesia Christopher Rungkat diluar dugaan dikalah petenis non unggulan asal Belgia dalam Combiphar Tennis Open seri II di lapangan tenis Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (7/12).
Petenis unggulan ketiga tersebut harus mengakui kegigihan petenis asal Belgia, Julien Cagnina yang berada diperingkat 593 dunia di babak kedua dengan rubber set, 6-4, 3-6, 2-6.
Christo sapaan akrab Christopher yang berada di peringkat 231 rangking dunia ini harus bekerja keras mengalahkan petenis asal Belgia tersebut. Christo yang sempat tampil dominan di set pembuka ini mampu bermain gemilang, namun pada set berikutnya mengalami kesulitan, dan kondisi berbalik, membuat Cagnina tampil lebih tenang bahkan mampu menemukan ritme permainan.
“Set pertama saya dominasi, namun di set kedua lawan mulai bermain baik, sedangkan di set penentu pertandingan sangat ketat, namun saya hilang fokus di angka-angka akhir,” papar Christo kepada wartawan usai pertandingan di Jakarta.
Christo pun menjelaskan, kegagalannya di babak kedua ini ada hubungannya dengan masih adanya dampak dari cidera rotator bahu kanan yang memaksanaya mundur sebelum melakoni babak perdana diseri pertama turnamen seri I.
“Agak sulit menang di lapangan berkarakter cepat seperti di Hotel Sultan, jika tidak bisa memanfaatkan service pertama secara maksimal. Tapi secara keseluruhan saya cukup puas dengan penampilan hari ini. Kalaupun hasilnya mengecewakan tidak masalah, karena saya kalah dari lawan yang tampil sangat baik,” tuturnya.
Sementara itu David Agung Susanto berhasil mengalahkan petenis asal Jepang, Issei Okamura dengan straight set, 6-1, 6-4.
