HarianBernas.com – Kecelakaan kereta api terjadi di India. Reuters memberitakan kalau bencana tersebut terjadi pada hari Sabtu malam (21/1/17) waktu setempat di negara bagian Andhra Pradesh, India tenggara. Setidaknya 39 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya mengalami luka-luka akibat insiden kecelakaan ini.
Kereta yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui sebagai kereta milik Hirakhand dan sedang menempuh rute dari Jagdalpur menuju Bhubaneswar. Kecelakaan terjadi pada pukul 23.30 waktu setempat ketika kereta tersebut bergerak keluar jalur. Akibatnya sungguh naas. Sembilan gerbong yang dipenuhi oleh penumpang yang sedang terlelap pun terguling di dekat rel.
Proses evakuasi berjalan sulit karena kecelakaan terjadi pada malam hari yang gelap. Personil tim penyelamat dan warga lokal sampai harus menggunakan lampu telepon genggam ketika mencoba mengeluarkan penumpang lewat jendela. Menurut J.P. Mishra selaku kepala hubungan publik Rel Pantai Timur, proses evakuasi para korban kecelakaan sudah hampir selesai.
Mishra menambahkan kalau kegiatan perbaikan rel akan dilakukan sepanjang malam. Jalur rel yang sama diharapkan sudah bisa digunakan kembali pada hari Senin pagi. Belum diketahui secara pasti penyebab rusaknya rel. Namun India memang sudah lama memiliki catatan buruk dengan kondisi keamanan rel akibat terbatasnya biaya perawatan dan kondisi rel yang sudah menua. Padahal ada 23 juta orang yang menggunakan jasa kereta api di seluruh India setiap harinya.
Isu sabotase rel juga muncul karena lokasi terjadinya kecelakaan termasuk dalam daerah operasi kelompok pemberontak komunis setempat. Suresh Prabhu selaku Menteri Perkeretaapian India lantas mengeluarkan peringatan kalau pihaknya bakal menindak tegas pelaku di balik insiden ini.
