HarianBernas.com – Barack Obama, mengucapkan pidato perpisahan dengan emosional pada Selasa (10/1) malam di Chicago. Dalam kepemimpinan Donal Trump, AS akan menghadapi perubahan, dan menghadapi ancaman.
Dalam pidato Obama berkata bahwa ?Amerika memiliki potensi besar yang akan terwujud jika demokrasi kita bekerja.”
Obama sempat mengusap air matanya. Di tengah riuh tepuk tangan massa yang hadi rdalam pidato tersebut juga hadir istrinya, Michelle, dan putrinya, Amalia.
“Demokrasi tetap butuh solidaritas. Untuk semua perbedaan penampilan luar kita, kita semua bersama-sama,” katanya. Obama memiliki waktu kurang dari dua pekan sebelum dia menyertai Trump dalam limusin kepresidenan ke Capitol Hill untuk pelantikan presiden baru, pasca kembalinya ke Washington.
Obama akan menjadi warga negara, dan negarawan senior berusia 55 tahun. Bahkan Ombama akan berencana untuk mengambil cuti, menulis buku, dan aktivitasnya akan kembali sibuk di Partai Demokrat.
