Sleman, HarianBernas.com ? Bupati Sleman, Sri Purnomo mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap isu teror kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Kabupaten Sleman. Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman usai menghadiri Coffee Morning di Kodim Sleman, Selasa (7/2/17).
Sebelumnya, pada Minggu (5/2/17) telah terjadi insiden kebakaran di delapan titik, yaitu empat titik di kecamatan Gamping dan empat titik lainnya di kecamatan Godean. Insiden yang terjadi dalam kurun waktu satu hari tersebut sangat disayangkan oleh Sri Purnomo.
“Saya menyayangkan kejadian (kebakaran) itu walaupun dari informasi yang dihimpun tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian (kebakaran) itu,” kata Sri.
Sri juga mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti apa yang menjadi permintaan Kapolres Sleman yaitu untuk lebih mengintensifkan keamanan di tingkat Dusun melalui siskamling. “Kejadian seperti itu (teror kebakaran), tidak mesti terjadi pada malam hari, tetapi juga bisa terjadi di siang hari. Maka dari itu kita akan intensifkan pengamanan di tingkat Dusun,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sri juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan mempercayakan persoalan tersebut kepada pihak yang berwenang. Selanjutnya, pihaknya juga akan melakukan peninjauan ke lokasi insiden kebakaran untuk mengetahui kondisinya.
Sampai saat ini, Selasa (7/2/17) pihak Polres Sleman terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami terkait beberapa dugaan yang ada berdasarkan hasil pemeriksaan kepada sejumlah saksi dan barang bukti. Polres Sleman juga bekerjasama dengan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Semarang untuk dilakukan penelitian lebih lanjut dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polres Sleman.
