HarianBernas.com ? Jika selama ini, film horror hanya akan membuat bulu kudu merinding saja. Namun, para ilmuwan dari Universitas California Irvine (UCI) di Amerika Serikat menemukan hal yang berbeda akibat menonton film horor yang identik dengan sosok-sosok yang menakutkan. Menurut para ilmuwan tersebut, adegan yang terdapat dalam film horror dapat menyembuhkan mental seseorang.
Para ilmuwan meneliti tentang bagaimana sebuah jalinan dari kunci neural manusia yang dapat mencari jawaban untuk membuat otak dapat mengolah rasa takut serta cemas. Fakta dari penelitian itu ternyata dapat menjadi cara alternatif untuk penyembuhan bagi para penderita masalah mental.
Masalah mental yang dimaksud ialah orang-orang yang memang cenderung untuk selalu ingat dengan berbagai pengalaman buruk dan membuat mereka cemas setiap harinya. Dengan adanya interprestasi yang berlebihan dengan ketakutan rupanya justru dapat menimbulkan adanya kecemasan serta banyak masalah mental lainnya.
Tentu saja, masalah mental tersebut dapat mengganggu kecerdasan seseorang. Para ilmuwan pun tidak perlu lagi memperkirakan tentang sirkuit yang ada di otak untuk dapat menonjolkan rasa takut.
Saat ini, para peneliti dari UCI ini sudah merekam berbagai aktivitas neuron dengan memakai elektroda yang kemudian diselipkan pada 2 bagian otak, yaitu Amygdala dan Hippocampus. 9 orang yang menonton film horror ternyata bisa merasakan rasa takut karenanya.
Para peneliti menemukan bahwa 2 bagian otak tersebut mempunyai peranan yang sangat penting untuk mengetahui stimulasi serta melekatkannya di dalam ingatan. Amygdala saat melakukan proses rasa takut ternyata setara dengan hippocampus ketika meningkatkan proses memori yang berasal dari berbagai peristiwa yang emosional.
Selama ini. belum pernah diketahui jika 2 bagian otak tersebut saling berhubungan atau melakukan interaksi saat mengetahui stimulus rasa takut.
