HarianBernas.com – Sebagai selebriti, Zaskia Gotik tak menampik jika penampilan juga menjadi prioritas baginya. Oleh karena itu, meski tak mengoleksi barang mewah, ia mengaku membeli barang branded demi penampilannya.
“Awalnya mah masih sayang beli barang mahal. Tapi kita kan public figure ya. Entertain harus ada hal-hal seperti itu. Gak harus yang mahal sampai miliaran lah, tetapi adalah buat pemanis saja, ” ungkap perempuan asal Sukabumi belum lama ini.
Seperti sebelumnya, Zaskia membeli tas branded senilai Rp300 juta di sebuah online shop, namun sayangnya penyanyi dangdut ini tertipu, karena barang yang dibeli ternyata tidak asli alias KW. Penyanyi yang miliki goyang khas ini pun langsung melakukan proses hukum, lantaran mediasi secara kekeluargaan pun ternyata gagal.
Sebelumnya, Neng, sapaan akrab Zaskia juga sudah sharing kepada sahabatnya Jupe mengenai kejelasan produk tasnya. Ia pun masih itikad baik dari si penjual.
“Sudah dicek sama Jupe juga kan neng nanya, kata dia mending dicek saja biar jelas sekalian. Dan dia (penjual) ngakuin, neng capture kok semua percakapannya. Tapi neng gak mau terlalu publish karena neng gak mau terlalu apa gitu. Tapi kalau misalkan dia datang ke neng baik-baik nanya gimana cara menyelesaikannya dengan baik-baik gampang pasti neng terima. Neng mah tinggal nunggu etika baiknya aja,” ujar Zaskia Gotik.
Zaskia akhirnya mengambil langkah hukum lantaran belum ada iktikad baik selama berbulan-bulan. Selain itu Duta Pancasila ini memberi waktu kepada si penjual hingga 2 bulan lamanya, untuk itikad baik.
“Dia sih minta ijin karena dia lagi hamil besar. Dia chat neng ijin ngelahirin dulu. Nanti setelah melahirkan baru diganti. Tapi setelah ngelahirin dia gak ada kabar. Jadi neng bingung nih. Cari duit segitu kan gak gampang, susah, kita gak cuma metik aja. Intinya biar dia tahu. Ya loe nipu orang ya loe harus tahu akibatnya,” bebernya
Zaskia pun sebenarnya mendapat ajakan untuk melapor ke polisi sejak awal, namun ia masih berharap sang penjual bisa berubah pikiran hingga menunda keputusan tersebut. “Tahu, neng sebelumnya itu diajak ngelaporin bareng sama reseller, tetapi neng masih mikir. Masih punya hati, siapa tahu dia masih punya hati mau ganti. Neng tunggu-tunggu sudah berapa bulan ini. Sudah ada 4 bulan gak ada kabar,” tandasnya.
