HarianBernas.com – Kabar tidak sedap menghampiri AS dalam operasi militernya di kota Mosul. Media Kurdi yang bernama Rudaw memberitakan kalau 237 orang tewas akibat serangan udara pasukan koalisi pada hari Kamis (23/2/2017). Sekitar 137 di antara mereka dilaporkan tewas di dalam bangunan yang sama di sebelah barat kota Mosul.
Komando Pusat AS mengkonfirmasi kalau pihaknya melakukan lima serangan udara di Mosul dan sekitarnya pada hari Kamis. Namun pihaknya masih melakukan investigasi terkait korban tewas dalam insiden tersebut. Serangan udara yang dilakukan pasukan koalisi pada hari itu sendiri ditujukan untuk membunuh sniper, artileri, dan kendaraan militer ISIS.
Pertempuran merebut kota Mosul dimulai sejak bulan Oktober tahun lalu. Selain pasukan udara AS, pasukan darat Irak, Kurdi, dan milisi Syiah juga ikut terlibat untuk merebut kota Mosul dari tangan ISIS. Mosul merupakan kota terbesar di Irak utara yang sudah dikuasai oleh ISIS sejak tahun 2014.
ISIS dilaporkan sekarang berada dalam kondisi terdesak dan tinggal menguasai seperempat bagian kota. Menurut lembaga PBB yang menangani masalah pengungsi, masih ada 400 ribu warga sipil Irak yang terjebak di wilayah Mosul kekuasaan ISIS. Upaya untuk menghindari jatuhnya warga sipil sulit dihindari karena ISIS menggunakan rumah-rumah warga untuk memasang jebakan berpeledak dan menempatkan penembak jitunya.
