HarianBernas.com – Banyak jalan menuju Roma. Itu adalah peribahasa yang kurang lebih berarti berarti selalu ada jalan keluar di setiap rintangan. Peribahasa tersebut bisa digunakan untuk menggambarkan tindakan para tahanan di penjara Ciudad Victoria.
Pada hari Rabu (22/3/2017) malam waktu setempat, sebanyak 29 tahanan dilaporkan melarikan diri dari penjara yang terletak di Meksiko utara tersebut.
Semua tahanan yang melarikan diri tersebut adalah anggota kartel narkoba. Mereka melarikan diri dengan menggunakan terowongan sepanjang 40 meter dengan kedalaman 5 meter dari permukaan tanah. Pembangunan terowongan rahasia ini diperkirakan memakan waktu hingga berbulan-bulan lamanya.
Polisi menemukan lubang terowongan yang digunakan oleh para tahanan untuk melarikan diri. Lubang tersebut bisa luput dari pengawasan polisi karena ditutupi oleh semacam gubuk dan terletak di bagian penjara yang dikuasai oleh geng napi tertentu. Satu warga sipil tewas akibat ditembak oleh napi yang hendak menggunakan kendaraan miliknya untuk melarikan diri.
Polisi pun langsung dikerahkan ke jalanan untuk menangkapi para tahanan yang kabur. Hingga hari Jumat (24/3/2017), 12 napi yang melarikan diri sudah berhasil ditangkap. Peristiwa kaburnya para tahanan ini terjadi hanya dua tahun setelah bos kartel Joaquin Guzman kabur dari penjara berpengamanan maksimum memakai terowongan yang digali di selnya.
Penjara Ciudad Victoria sudah lama diterpa masalah terkait kelebihan kapasitas. Penjara ini sekarang menampung kurang lebih 1.300 tahanan. Padahal penjara ini didesain untuk menampung tahanan dengan jumlah maksimum 300 orang. Sekarang para penjaga di penjara ini juga menjalani pemeriksaan untuk mengetahui apakah mereka bersekongkol dengan para napi yang melarikan diri.
