HarianBernas.com – Rencana pembangunan tembok raksasa di perbatasan selatan AS masih terus berlanjut. USA Today memberitakan kalau pemerintah AS sudah merilis dua dokumen resmi untuk para kontraktor yang berminat untuk membantu pembangunan tembok ini. Rencana pembangunan tembok tersebut bakal dimulai pada musim panas dengan pembangunan purwarupa tembok sebagai permulaannya.
Dokumen tersebut memberikan kebebasan bagi para kontraktor yang berminat untuk menentukan desain purwarupa tembok selama memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan. Kriteria tersebut di antaranya adalah purwarupa tembok harus memiliki tinggi 9 meter, tidak bisa digali hingga kedalaman 1,8 m, dilengkapi dengan mekanisme untuk mencegah pemanjat tembok, serta tahan terhadap pengeboran selama setidaknya setengah jam.
Para kontraktor yang berminat memiliki waktu hingga tanggal 29 Maret untuk mengirimkan desainnya masing-masing. Lembaga AS yang menangani masalah perbatasan selanjutnya akan memeriksa dan menyeleksi proposal yang masuk selama 2 minggu. Kontraktor yang proposalnya diterima lantas akan ditawari kontrak berdurasi 5 tahun dengan perkiraan nilai total 600 juta dollar. Namun biaya pembangunan purwarupa tembok sendiri diperkirakan tidak sampai 1 juta dollar.
Para kontraktor tersebut lantas diberi waktu 30 hari untuk membangun purwarupa temboknya. Perwakilan dari lembaga perbatasan AS nantinya akan melakukan uji ketahanan terhdap temboknya. Bulan Juni dipilih sebagai waktu pembangunan purwarupa tembok karena pada bulan tersebut, periode sibuk di perbatasan selatan AS sudah melewati masa puncaknya.
Presiden Donald Trump sudah menganggarkan 2,6 milyar dollar untuk keperluan pembangunan tembok diperbatasan. Sebelum dokumen resmi mengenai pembangunan purwarupa tembok tersebut dirilis oleh pemerintah, sudah ada lebih dari 640 kontraktor yang menunjukkan minatnya untuk membangun purwarupa tembok.
