HarianBernas.com – Ketika berbicara tentang profesi yang berkaitan dengan kode software komputer, terdapat tiga profesi yang berkaitan dengan hal tersebut. Adalah developer, programmer, dan hacker. Ketiga profesi ini menuntut mereka untuk memahami coding.
Dari namanya saja, bisa dilihat bahwa ketiga profesi ini berbeda. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap bahwa ketiga profesi ini adalah profesi yang sama. Walaupun sama – sama dituntut untuk memahami coding, ketiga profesi ini memiliki perbedaan yang cukup terlihat. Berikut ini adalah ulasan mengenai developer, programmer, dan hacker yang perlu diketahui banyak orang seperti yang dilansir dari berbagai sumber.
Developer, programmer, dan hacker memiliki peran berbeda, tetapi semuanya membutuhkan seorang analis sistem yang mampu menjembatani kebutuhan teknis dan bisnis. Sertifikasi System Analyst akan membekali peserta dengan keterampilan analisis dan perancangan sistem agar lebih efisien dan aman.
Baca juga: 5 Manfaat Belajar Coding yang Belum Banyak Orang Tahu
Developer
Developer adalah seorang programmer yang sudah sangat terlatih dan terdidik. Ia tidak hanya memahami coding saja atau memodifikasi sesuatu dan menawarkan solusi seperti seorang programmer. Namun, ia juga mampu untuk mendesain sesuatu sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Selain itu, seorang developer juga melakukan keamanan, optimalisasi performa, dan lain sebagainya.
Dalam sebuah perusahaan, seorang developer biasanya akan membagi tugas antara coder dengan programmer. Ia juga akan mengawasi kinerja dari coders dan programmer, dan memastikan agar semuanya berjalan dengan lancar. Dalam bingkai informatika mereka harus berpikir holistik. Misalnya, skala, perawatan, peforma, keamanan, dan daya tahan.
Programmer
Programmer ialah suatu pekerjaan, dimana seseorang dituntut untuk mampu memahami manipulasi kode pada komputer. Pemahaman mengenai kode yang ada di komputer ini juga dikenal dengan istilah coding. Terdapat berbagai kemampuan yang ada dalam diri seorang programmer. Pada intinya, seorang programmer adalah mereka yang memahami coding.
Seorang programmer akan menawarkan jasa untuk memanipulasi dan merekayasa kode – kode komputer. Seorang programmer tidak hanya menampilkan “hello world” dalam halaman website saja. Namun, ia juga menyortir, mengelola, dan mengindeks big data yang ada di dunia maya yang berkaitan dengan algoritma atau kode tertentu.
Baca juga: Jurusan Sistem Informasi UNMAHA, Mata Kuliah, dan Prospek Kerja
Hacker
Hacker adalah seorang programmer yang memiliki level yang cukup tinggi. Bagi Anda yang menganggap bahwa hacker dan developer adalah sama, maka Anda harus mengubah pola pikir yang satu ini mulai dari sekarang. Hal ini dikarenakan, kerja dari seorang developer adalah untuk membuat agar kode – kode yang ada di komputer berjalan dengan semestinya dan sesuai dengan alur yang ada. Namun, seorang hacker berkebalikan dengan developer. Ia akan membua kode – kode yang ada di komputer berjalan sesuai dengan keinginannya sendiri. Sering kali, keinginannya ini bertolak belakang dengan berbagai aturan yang sudah dibuat.
Sebenarnya, ketiga pekerjaan ini adalah programmer. Karena seorang developer dan hacker harus bisa memahami kode – kode komputer yang merupakan tugas dari seorang programmer. Selanjutnya, barulah dikembangkan menjadi yang baik atau malah menjadi yang buruk. Apabila Anda mengembangkan keahlian Anda ke arah yang baik, maka Anda adalah seorang developer. Namun, apabila Anda mengembangkan ke arah yang buruk maka Anda adalah seorang hacker. Kedua profesi ini memiliki kaitan yang sangat erat dengan programmer.
Tidak semua hacker merupakan orang yang jahat. Beberapa pihak justru membutuhkan seorang hacker untuk melakukan suatu hal yang baik. Sayangnya, imej yang sudah terbangun di masyarakat adalah seorang hacker bukanlah sebuah profesi yang baik. Beberapa hacker memang mengaplikasikan ilmu pada cara yang salah seperti menciptakan virus, meretas suatu data penting, dan lain sebagainya. Namun, tidak sedikit pula hacker yang dibutuhkan dalam berbagai bidang yang bertujuan untuk melakukan suatu hal yang baik.
Mesin pencari bekerja seperti algoritma yang dikembangkan developer dan programmer. Agar bisnis lebih mudah ditemukan, manfaatkan AI Powered SEO yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk optimasi digital marketing secara lebih efektif sehingga halaman yang dikehendaki bisa muncul pada peringkat atas google
Baca juga: 7 Tips Menjadi Hacker Profesional dan Website Belajarnya
Belajar Fondasi Kuat untuk Karier IT
Perbedaan antara developer, programmer, dan hacker dimulai dari dasar pendidikan yang kuat. Di program studi Informatika Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA), mahasiswa dibekali teori dan praktik untuk menjadi profesional IT yang kompeten dan siap bersaing di industri teknologi.
Belajar teknologi tak harus mahal! Dengan Beasiswa PBL, Anda bisa mendapatkan SPP lebih terjangkau dan kesempatan kerja remote setelah selama kuliah. Ini peluang emas bagi Anda yang ingin berkarier di dunia digital.
Dunia IT terus berkembang, dan keahlian yang tepat akan membuka peluang karier lebih luas. Segera daftar di PMB UNMAHA untuk pendidikan berkualitas dan konsultasi langsung melalui WhatsApp agar tidak tertinggal dalam revolusi digital!
Peluang Bisnis Reseller untuk Produk Teknologi
Seperti seorang developer yang menciptakan solusi teknologi, Adolo menghadirkan kesempatan bisnis bagi Anda. Dengan menjadi reseller di Adolo, Anda bisa menjual laptop, gadget, dan barang elektronik yang dibutuhkan masyarakat.
Jangan lewatkan kesempatan ini! Segera daftar dan mulai bisnis Anda di Adolo untuk mendapatkan keuntungan dari industri teknologi yang terus berkembang! [4]
.
