HarianBernas.com – Kebijakan unik terkait seragam sekolah diambil oleh Dunedin North Intermediate. Sekolah dasar yang terletak di Selandia Baru tersebut meluncurkan seragam sekolah yang terdiri dari atasan hitam dengan bawahan celana pendek hitam, celana panjang hitam, dan kilt. Kilt merupakan busana khas Skotlandia yang bentuknya menyerupai rok kotak-kotak dan lazim dipakai oleh kaum pria setempat.
Hal paling menarik dari kebijakan terbaru ini adalah murid-murid Dunedin dibebaskan memilih mau memakai celana pendek atau kilt. Tidak peduli apakah murid tersebut berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Kebijakan unik ini sendiri diambil setelah siswi-siswi Dunedin merasa keberatan harus menggunakan rok sebagai pakaian wajibnya pada akhir tahun 2015.
Awalnya pihak sekolah menanggapi keluhan tersebut dengan membolehkan para siswi memakai celana panjang ke sekolah. Namun masalah baru timbul karena siswi-siswi yang menggunakan celana panjang malah menjadi sasaran olok-olok karena berpakaian seperti pria. Pihak sekolah pun merevisi lagi kebijakannya dan memberikan kebebasan kepada seluruh siswanya untuk menentukan sendiri bawahan yang menurut mereka nyaman dipakai.
Sejauh ini belum ada siswa laki-laki yang memakai kilt sebagai bawahannya. Namun Kepala Sekolah Heidi Hayward menyatakan kalau tidak masalah bagi siswa pria jika mereka memutuskan untuk memakai kilt. Ia lantas berharap kalau kebijakan ini bisa membuat warga sekolah lebih menghargai perbedaan tanpa memandang jenis kelamin ataupun warna kulitnya.
