HarianBernas.com – Panda adalah hewan khas Tiongkok yang populasinya kini tengah terancam. Langkah serius pun ditempuh oleh pemerintah Tiongkok supaya kepunahan panda tidak sampai terjadi. Shanghaiist memberitakan kalau Tiongkok berencana membangun taman nasional seluas lebih dari 27 ribu km2 di untuk menampung panda-panda yang masih hidup di alam liar.
Rencana pembangunan taman nasional ini sendiri pertama kali diumumkan pada tahun lalu. Awal Maret ini, pemerintah pusat Tiongkok sudah memberikan lampu hijau mengenai realisasi rencana tersebut. Taman nasional ini rencananya bakal membentang di Provinsi Sichuan, Gansu, dan Shaanxi.
Pembangunan taman nasional ini sendiri bukan tanpa pengorbanan. Sekitar 172 ribu penduduk bakal direlokasi supaya daerah tempat mereka tinggal bisa dialihfungsikan menjadi taman nasional.
Selama seabad terakhir, panda terancam menghadapi bahaya kepunahan akibat sulitnya hewan tersebut berkembang biak dan kian minimnya hutan bambu yang selama ini menjadi sumber makanan panda. Namun penggunaan beragam metode untuk mendorong laju reproduksi panda berhasil mencegah hewan tersebut benar-benar menghilang dari muka Bumi.
Survei yang dilakukan pada tahun 2014 menemukan kalau jumlah panda di alam liar sudah mencapai 1.864 ekor. Jumlah tersebut merupakan peningkatan yang cukup tinggi karena di tahun 2000, jumlah panda di alam liar hanya sekitar 1.100 ekor.
Panda bukanlah satu-satunya hewan langka yang menjadi perhatian pemerintah Tiongkok. Dalam rencana lima tahun terbarunya, pemerintah Tiongkok berencana membangun 20 taman nasional baru untuk melestarikan hewan-hewan langka di negaranya. Hewan-hewan tersebut mencakup gajah Asia, antelop Tibet, harimau, dan macan tutul.
