Yogyakarta, Harianbernas.com – Penyandang disabilitas, Shinta Utami kembali melakukan perjalanan inspiratif yakni menempuh jarah sejauh 530 KM dari kota Yogyakarta menuju Jakarta dengan menggunakan kursi roda yang di mulai pada Senin (10/4). Perjalanan dijadwalkan akan memakan waktu 19 hari.
Perjalanan tersebut merupakan Journey of Dreams yang kedua. Shinta melakukan Journey of Dreams yang pertama pada Oktober 2014 Oktober 2015 yaitu dengan mengelilingi Indonesia (Nusantara) menggunakan sepeda motor.
“Journey of Dreams yang kedua ini bertujuan menyebarkan semangat dan inspirasi kepada perempuan dan penyandang disabilitas, bahwa semua mampu mewujudkan mimpi, tanpa batas,” kata Shinta di Yogyakarta, Senin (10/4).
Diketahui, Program Journey of Dreams ini merupakan wujud nyata Shinta untuk mengobarkan semangat perubahan akan pandangan dan stigma masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Shinta menegaskan akan terus berkomitmen untuk membakar semangat teman-teman penyandang disabilitas lain untuk berani membangun dan mewujudkan mimpi, edukasi untuk pengembangan diri, serta peningkatan kualitas pribadi.
“Ini membuktikan kepada masyarakat bahwa penyandang disabilitas mampu untuk melakukan hal positif dalam hidup. Kekurangan yang saya miliki bukan hambatan untuk melakukan sesuatu yang terbaik, baik untuk kehidupan pribadi ataupun memberikan dampak bagi lingkungan,” ujar perempuan asal Jakarta ini.
Sebelumnya, perjalanan pertama Journey of Dreams telah dilakukan pada 4 Oktober 2014 – 9 Oktober 2015. Selama satu tahun perjalanan ini, Shinta mengelilingi Nusantara dengan menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi, dengan menggunakan 3 roda. Perjalanan tersebut membawa misi untuk menginspirasi perempuan Indonesia secara umum, dan membuka mata penyandang disabilitas secara khusus.
Shinta Utami, menerangkan, perjalanan pertama yang memakan waktu kurang lebih satu tahun, dirinya ingin menyampaikan pesan kepada perempuan Indonesia bahwa kaumnya mampu melakukan hal apapun, tanpa batas.
Sedangkan untuk penyandang disabilitas di luar sana, dirinya menyampaikan, penyandang disabilitas mampu mengejar mimpi, apapun yang ingin dicapai.
“Keterbatasan yang kami dimiliki bukanlah sesuatu yang menghalangi kita untuk mewujudkannya. Kita harus berusaha untuk dapat berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan diri sendiri dan juga orang banyak,” ujar Shinta.
Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk fundraising dimana dana yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai perjalanan Journey of Dreams selanjutnya, yaitu mengelilingi Asia dengan menggunakan sepeda motor dan memecahkan rekor sebagai perjalanan terjauh yang ditempuh oleh motor yang sepenuhnya memiliki kendali di tangan.
Shinta juga mengungkapkan, dirinya sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung berbagai kegiatan saya antara lain Wisma Cheshire, Scott Thompson, Ikatan Motor Besar Indobesia (IMBI) Bogor, dan Komunitas Bike Pea, dan lainnya.
“Semuanya telah memberikan arti ketulusan dan dukungan yang luar biasa terhadap saya dan untuk perubahan padangan masyarakat akan penyandang disabilitas,” kata Shinta.
