HarianBernas.com – Komik X-Men Gold #1 tengah jadi perbincangan hangat di media sosial. Namun perbincangan tersebut bukan mengenai cerita di dalam komiknya, melainkan seputar tulisan bermakna tersembunyi yang disisipkan dalam sejumlah panel komik tersebut. Ramainya kontroversi mengenai topik ini sampai memaksa penerbit Marvel Comics untuk ikut angkat bicara.
Dalam salah satu panel, karakter mutan Kitty Pryde yang diketahui berlatar belakang Yahudi terlihat berdiri di depan kerumunan orang. Di belakang kerumunan orang tersebut, terdapat sebuah gedung dengan tulisan ?212? dan ?Jewelry? yang terpotong pada dinding gedung atasnya.
Tulisan ?212? diduga kuat merujuk pada aksi 212. Aksi demonstrasi yang digelar di Jakarta pada tanggal 21 Februari lalu untuk menuntut pemecatan dan penahanan Gubernur Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Sementara tulisan ?Jewelry? yang terpotong sedemikian rupa mengesankan adanya penekan pada kata ?Jew? (Yahudi).
Pada panel komik yang lain, karakter Colossus yang sedang bermain baseball terlihat mengenakan kaos bertulisan ?QS 5:51?. Kuat dugaan kalau maksud dari tulisan tersebut adalah Quran Surat 5 Ayat 51 alias Surat Al-Maidah Ayat 51. Ayat Al-Quran yang menjadi sumber kontroversi terkait Ahok karena ia dituduh menistakan ayat tersebut saat sedang berkampanye di Kepulauan Seribu.
Ilustrator Ardian Syaf adalah orang di balik panel komik kontroversial tersebut. Di halaman Facebooknya, komikus asal Tulungagung tersebut tidak membantah kalau penyisipan tulisan tersebut dimaksudkan sebagai dukungannya atas aksi 212. Komentar-komentar pro dan kontra pun bermunculan di halaman Facebooknya.
Pihak Marvel Comics lantas merilis pernyataan resmi terkait polemik ini. Mereka mengaku kalau Ardian tidak mengutarakan maksud terselubungnya ketika menyisipkan tulisan-tulisan tersebut. Marvel juga berjanji akan menarik komik berisi konten tersebut dan berencana menjatuhkan tindakan disiplin kepada Ardian. Namun tidak dirinci tindakan apakah yang bakal dijatuhkan oleh pihak Marvel
