Yogyakarta, Harianbernas.com-Perpustakaan Kota Yogyakarta kembali memperkuat jalinan kerjasamanya dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Kerjasama tersebut dilakukan terkait inovasi POPI (Pojok Lipi).
Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko mengatakan Perpustakaan Kota Yogyakarta banyak mengembangkan inovasi agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan informasi yang menarik. “Kerjasama yang dilakukan dengan LIPI beberapa waktu sebelumnya telah direalisasikan dengan inovasi POPI,” katanya di Yogyakarta, Selasa (11/4).
Diketahui, rombongan pejabat LIPI hadir ke Perpustakaan Kota Yogyakarta pada Selasa (11/4). Kedatangan rombongan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat kerjasama yang telah dijalin sejak tahun 2013 lalu.
Selain memberikan koleksi bahan pustaka produk LIPI, mereka juga menawarkan beberapa program inovatif yang dapat diaplikasikan di Perpustakaan Kota Yogyakarta. Program tersebut diantaranya workshop pembuatan film dokumenter dan pemutaran film.
Pada kesempatan itu juga LIPI membawakan oleh-oleh berupa standing banner berisi informasi tentang film produk LIPI. Istimewanya, standing banner tersebut telah terintegrasi dengan android.
“Pemustaka dapat mengakses thriller film yang tertera pada banner tersebut dengan terlebih dahulu mengunduh aplikasi Arsinema melalui smartphone,” kata Wahyu.
POPI bertempat di lantai 2 Perpustakaan Kota Yogyakarta. POPI menyediakan berbagai karya produktif LIPI berupa teknologi tepat guna, serta berbagai hasil penelitian yang tersaji dalam bahan pustaka audio visual.
“Secara rutin bahan pustaka audio visual ini ditayangkan melalui giant screen yang ada di halaman depan Perpustakaan Kota Yogyakarta,” ujar Wahyu.
Kabid Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Nunun Zulaikha, menjelaskan Perpustakaan Kota Yogyakarta memiliki tingkat kunjungan yang tinggi, hingga 950 orang setiap hari. “Hal ini tidak lepas dari kerja keras jajaran pimpinan dan seluruh karyawan Perpustakaan Kota Yogyakarta,” katanya.
Nunun menerangkan, Perpustakaan Kota Yogyakarta pun selalu menciptakan inovasi-inovasi layanan yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka. Dia berharap, ke depan kerjasama seperti ini dapat terus ditingkatkan.
Dia melanjutkan, hal itu mengingat Perpustakaan Kota Yogyakarta terletak di kota pendidikan di Indonesia sehingga inovasi-inovasi berbasis teknologi harus terus dikembangkan. “Dukungan LIPI berupa penyediaan film iptek ini akan menjadi layanan unggulan di Perpustakaan Kota Yogyakarta yang mana hal tersebut sedang menjadi tren di kalangan pemustaka muda,” ujar Nunun. (Arif Kusuma Fadholy)
