JAKARTA, HarianBernas.com – Hari ke -24 perawatan pasca disiram air keras oleh oknum tak dikenal pada Selasa (11/4/17) lalu, kondisi penyidik KPK Novel Baswedan dikabarkan mulai membaik. Menurut Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, dokter terus melakukan perawatan dan pengecekan rutin.
“Informasi yang diterima KPK, dalam pemeriksaan terakhir kemarin, dokter ahli melakukan 6 tindakan terhadap mata, yaitu: Analisa langsung dua bola mata secara manual, pengecekan kondisi mata melalui indikator warna dengan cara memberikan cairan kimia terhadap dua bola mata, memberikan Eye Drop, pengecekan tekanan pada mata, dan pemeriksaan terhadap lensa yang dipasang di mata kanan,” terang Febri di Jakarta Jumat (05/05/17).
Dari hasil pemeriksaan tersebut, untuk mata kanan tidak terlihat infeksi setelah lensa dipasang, tekanan mata normal (14 dari range wajar 6-21), pertumbuhan selaput kornea terus terjadi dengan baik. “Penggunaan lensa untuk mata kanan bertujuan agar proses pertumbuhan selaput mata kanan bisa lebih cepat,” terangnya.
Sementara untuk mata kiri, pertumbuhan selaput kornea masih lambat seperti hari sebelumnya, tekanan mata lebih tinggi, yaitu 19, penumpukan kalsium telah mulai berkurang di mata,” imbuhnya.
Seperti diketahui pada Selasa (11/04/17) lalu, usai menunaikan sholat shubuh di masjid Al-Iksan dekat kediamannya, penyidik KPK Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang tak dikenal. Ia disiram air keras usai seehari sebelumnya mencegah Ketua DPR Setya Novanto bepergian ke luar negeri. Akibat siraman air keras ini, Novel dibawa ke rumah sakit di Singapura, setelah sebelumnya menjalani perawatan di RS.Mitra Keluarrrga Kelapa Gading Jakarta Utara dan RS. Jakarta Eye Center.
