HarianBernas,com – Lebaran akhirnya tiba. Hari kemenangan kita sambut dengan bahagia dan suka cita. Mengingat umat Islam berjumlah sangat banyak di negeri ini, lebaran laksana hari raya untuk Indonesia sendiri. Nuansa dan lingkungan bahkan perilaku orang di kanan kiri kita juga sedikit banyak juga ikut berubah.
Banyak hal unik yang khas hanya muncul di hari lebaran. Bukan sekedar ketupat atau takbiran. Untuk Anda yang setiap tahun merayakan lebaran, pernah tidak Anda menemukan kelakuan janggal yang jika dipikir sedikit agak membingungkan? Orang Indonesia selalu mempunyai kebiasaan tersendiri. Ini adalah hal yang kadang membuat kita rindu dengan orang Indonesia ketika lebaran.
Mereka yang seketia minta maaf lahir batin, padahal belum pernah bertemu
“Tiada pemberian yang terindah selain maaf dan saling memaafkan, Selamat hari raya idul fitri, minal aidin walfaizin mohon maaf lahir dan bathin. Dari toyib sekeluarga.”
Pernah mendapatkan pesan singkat dengan bunyi seperti itu? Pada hari lebaran seketika banyak bermunculan orang yang minta maaf dan saling memaafkan meski tidak saling mengenal. Bahkan kadang baru pertama kali bertemu juga sudah minta maaf. Terdengar lucu, tapi itulah lebaran.
Semua rumah mempunyai menu makanan yang sama, lontong opor dan kue. Kita dapat makan sepuasnya di rumah orang yang belum tentu kita mengenalnya dengan baik
Lontong opor ayam dan rending serta daging sapi juga aneka kue lebaran dan makanan sejenisnya menjadi menu utama ketika lebaran. Uniknya, semua rumah mempunyai menu yang sama dan hampir semua pemilik sangat ramah menawarkan untuk tamu yang datang. Ketika Anda datang ke tempat tetangga, pasti Anda akan tawaran makan gratis selalu ada.
Kompetisi terselubung baju lebaran
Jika waktu bulan puasa masyarakat belanja, maka hari lebaran ini ibaratnya adalah hari penjurian. Hasil berbelanja tersebut akan dipamerkan dan diadu ke hasil belanja orang lain. Berbeda dengan di Arab, orang Indonesia mengidentikan lebaran dengan serba baru. Baju baru dan celana baru serta handphone baru dan semua serba baru. Yang menjadi pertanyan, apakah hatinya baru juga atau tidak?
Isi perabotan rumah diperbarui. Sekalian pamer,?Ini lho rumah saya, mari masuk.?
Jika yang seperti ini pada biasanya adalah kaum ibu sosialita. Sangat senang membeli pernak-pernik rumah tangga ketika lebaran. Dimulai dari tempat kue yang baru dan taplak baru serta karpet baru juga gorden baru. Semua serba baru, ini seolah menjadi indikasi dari kata Mari sini, rumah saya dalamnya serba baru. Harap maklum, jika anak muda dengan baju serba baru, para ibu rumah tangga akan direpotkan dengan pernak-pernik lebaran yang serba baru. Dan jangan aneh, hal ini terjadi hanya di Indonesia
Setelah lebaran, seketika berat badan serentak naik. Efek makan setiap hari
Fenomena yang pasti akan terjadi. Berat badan rakyat Indonesia akan naik. Porsi makan orang Indonesia akan melonjak lebih dari biasanya setelah direda selama sebulan sebelumnya. Pagi dan siang serta malam akan selalu makan lontong opor. Selain itu efek bahagia lebaran menjadi alasan utama mengapa berat badan seketika naik. Jadi ketika lebaran Anda harus berhati-hati sengan berat badan. Porsi makan harus sangat dijaga. Jangan sampai pulang lebaran membawa masalah hanya karena bentuk tubuh dan kelebihan lemak.
Percaya atau tidak percaya, hal tersebut yang terkadang membuat kita rindu dengan lebaran orang Indonesia. Banyak unsur menyebalkan, tapi kita terlanjur tumbuh dengan itu semua, jadi terasa belum lebaran jika tidak mengalami hal tersebut.
