HarianBernas.com ? Kebutuhan penggunaan toilet menjadi hal lumrah ke mana pun orang pergi, tak terkecuali para traveler. Jika suatu saat kamu berkunjung ke Jepang, kamu tentu akan menggunakan toilet di Negeri Sakura itu.
Jika di Indonesia, toilet pada dasarnya akan sama. Tanpa petunjuk pun, kalian pasti tahu bagaimana menggunakannya. Hal ini tidak berlaku di Jepang. Nyatanya, ada survei di Jepang yang menjelaskan bahwa sebanyak 25% turis tidak bisa menggunakan toilet di negara ini. Kenapa ya? Simak ulasannya:
1. Model Berbeda
Bukan Jepang namanya kalau tidak unik dan canggih. Saking canggihnya, toilet pun turut menjadi perhatian. Negara ini memiliki beberapa model toilet. Negara ini menyediakan toilet yang bergaya Barat dengan model duduk dan toilet tradisional model jongkok. Bukan Jepang namanya kalau tidak menggunakan teknologi. Kedua jenis toilet itu dilengkapi dengan fitur yang canggih.
Toilet duduk di Jepang dilengkapi dengan beberapa tombol berbeda untuk menjalankan fungsi yang berbeda. Standar kloset di Jepang memiliki tombol bidet, shower, stop, dan water pressure. Namun, ada juga pada beberapa kloset yang canggih terdapat tombol warm seat, flushing/sound, dan yang lainnya. Meskipun memiliki banyak tombol, kamu tidak perlu khawatir karena beberapa tombol sudah dilengkapi dengan instruksi menggunakan bahasa Inggris.
Bidet, tombol dengan simbol wanita berwarna pink yang berfungsi untuk mengeluarkan air dan membilas bagian kewanitaan setelah buang air kecil.
Shower, tombol dengan simbol air yangberwarna hijau atau biru yang berfungsi untuk mengeluarkan air dan membilas bagian belakang setelah buang air besar.
Stop, tombol dengan simbol kotak berwarna merah atu oranye yang berfungsi untuk menghentikan aliran air.
Water pressure, tombol dengan simbol + dan ? yang memiliki fungsi untuk memperbesar (+) atau memperkecil (-) aliran air yang dikeluarkan dari tombol bidet dan spray.
Warm seat, tombol yang terdiri dari on dan off yang berfungsi untuk menghangatkan dudukan kloset terutama ketika musim dingin.
Flushing/sound, tombol yang digunakan agar suara yang timbu akibat buang air besar dan air kecil tidak terdengar keluar dari toilet. Biasanya menggunakan simbol not balok atau speaker yang fungsinya untuk mengeluarkan suara kucuran air untuk kamuflase.
Volume terdiri dari tombol + dan ? yang berfungsi untuk memperbesar atau mengecilkan suara yang dikeluarkan oleh tombol flushing/sound.
2. Melihat Petunjuk
Di negara Jepang, biasanya toilet dilengkapi dengan petunjuk penggunaan. Beberapa toilet dipasang macam-macam simbol dan gambar untuk menjelaskan bagaimana cara menggunakan toilet dan apa saja fitur-fiturnya.
