Bernas id – UPT Pelayanan Pendidikan (Yandik) Kecamatan Kalasan mengadakan Kemah Penggalang SD se-Kecamatan Kalasan pada 27 hingga 29 Oktober 2017. Kemah tersebut dilaksanakan di bumi perkemahan Rama Sinta Kompleks Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan Kemah Penggalang ini sebagai salah satu kegiatan rutin tahunan bagi siswa SD di Kecamatan Kalasan. Tahun 2017 ini, kegiatan Kemah Penggalang menjadi kegiatan kali keempat di Kecamatan Kalasan yang mana sejak pertama kalinya juga dilaksanakan di tempat yang sama. Untuk tema tahun ini yaitu “Dengan Kemah Penggalang, Kita Tingkatkan Karakter Anak Bangsa yang Beriman, Disiplin, dan Santun.”
Pembukaan Kemah Penggalang UPT Yandik Kecamatan Kalasan Tahun Pelajaran 2017/2018 dihadiri oleh Tina Hastani, M.M. (camat Kalasan), Drs. Agus Setyo Inyuniato (Kepala UPT Yandik Kecamatan Kalasan), Drs. Triyono, M.Pd. (Ketua Kwartir Ranting Kalasan), Pengawas TK/SD UPT Yandik Kecamatan Kalasan, kepala sekolah SD se-Kecamatan Kalasan, dan beberapa tamu undangan. Acara pembukaan ini digelar di Lapangan Siwa Kompleks Candi Prambanan pada Jumat (27/10) kemarin. Dalam pembukaan tersebut juga dimeriahkan dengan tampilan grup musik Kalasan Plus yang personilnya adalah para guru di Kecamatan Kalasan. Waljiyo, S.Pd. selaku Ketua Penyelenggara dalam pembukaan Kemah Penggalang tersebut melaporkan bahwa peserta kegiatan perkemahan penggalang berjumlah 932 siswa yang terdiri dari 488 siswa laki-laki dan 444 siswa perempuan dengan panitia kegiatan sebanyak 73 orang.
Pada malam pertama, para peserta Kemah Penggalang bersama panitia kegiatan dan guru pendamping menggelar nonton bareng Sendratari Ramayana di panggung terbuka Ramayana Ballet sisi barat Candi Prambanan. Berlatar belakang Candi Prambanan dengan pencahayaan yang indah, para peserta Kemah Penggalang terpukau melihat pagelaran Sendratari Ramayana secara langsung. Tepuk tangan dan kemeriahan lebih dari 1000 penonton tersebut terlihat saat adegan adanya kobaran api dan munculnya replika Anoman berukuran raksasa. Melihat Sendratari Ramayana oleh peserta Kemah Penggalang bertujuan untuk mengenalkan budaya agar mereka memahami arti pentingnya menjaga dan melestarikan salah satu warisan budaya adiluhung Indonesia sebagai kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya.
