Bernas.id ? Apakah anda pernah naik gerobak sapi? Bagi warga Sleman khususnya anak-anak di Kelurahan Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman pasti akan menjawab pernah. Di hari Rabu, 25 Oktober 2017, anak-anak dari Kelompok Bermain (KB) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Among Putro melakukan pembelajaran yang unik. Mereka bersama guru dan orang tua/wali menaiki gerobak sapi yang sesuai dengan kurikulum PAUD yaitu tema alat transportasi.
Gerobak sapi menjadi salah satu contoh alat transportasi tradisonal. Keberadaannya kini jarang ditemui di berbagai wilayah di Indonesia. Guna ikut mengenalkan kepada anak-anak, Persatuan Orang tua Murid dan Guru (POMG) PAUD Among Putro naik gerobak sapi bersama. Hal ini juga bertujuan untuk melestarikan alat transportasi gerobak sapi sebagai salah satu kearifan lokal di wilayah Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada anak-anak bahwa gerobak menjadi salah satu alat transportasi tempo dulu dan digunakan oleh nenek moyang untuk mengangkut barang dan penumpang di zamannya. Kegiatan ini dimaksudkan pula sebagai cara menanamkan rasa bangga dan memiliki akan warisan budaya bangsa Indonesia agar tidak hilang ditelan zaman.
Naik gerobak sapi ini diikuti oleh 32 siswa yang dibagi dalam 3 (tiga) kelas menurut kelompok usia. Kelas Matahari (usia 2-4 tahun) berjumlah 12 anak, Kelas Bulan (usia 4-5 tahun) berjumlah 9 anak, dan Kelas Bintang (5-6 tahun) berjumlah 11 anak. Adapun gerobak sapi yang tersedia sebanyak 3 gerobak. Rute perjalanan naik gerobak sapi berjarak 10 km dengan start dan finish di KB/PAUD Among Putro. Perjalanan tersebut menelusuri jalan desa melewati Dusun Medelan, Puskesmas Ngemplak II, Dusun Banglen, Dusun Kabunan, dan RS Paramedika Kemasan, Ngemplak, Sleman.
Sigit Nurrahmat, S.Pd. selaku ketua KB/PAUD Among Putro mengungkapkan bahwa saat naik gerobak sapi anakanak terlihat ceria, riang, dan dihiasi gelak tawa. Dalam kegiatan ini, ada beberapa guru yang ikut andil bagian membantu mengawasi dan membimbing anak-anak yakni Karisma Kurnianto Bidayah, S.Pd. dan Suryanti, S.Pd. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak tentang naik gerobak sapi sebagai moda transportasi ramah lingkungan tanpa menimbulkan polusi udara. Sigit menambahkan agar KB/PAUD di wilayah lain dapat terinspirasi dan termotivasi untuk ikut meniru kegiatan ini.
