Bernas.id – Hal yang patut disyukuri sebagai manusia adalah anugerah suara. Selain itu juga yang harus dinikmati saat kita punya suara, yaitu kemampuan untuk berbicara. Bersuara tapi tidak cakap berbicara pun ada. Dan bersuara tapi tidak dapat bicara juga ada. Yang ingin bicara tapi tak bisa bersuara pun juga ada. Sejatinya manusia berbicara tidak hanya mengandalkan suara merdunya saja kan? Suara merdu tapi tak mampu mengolah ucapan, ya sama saja dengan tidak berbicara? Lalu apa kaitannya antara suara dan bicara?
Semua makhluk ciptaan-Nya memiliki suara, bisa bersuara. Binatang pun mampu, punya suara yang berbeda-beda. Hanya sesama binatang saja yang mengerti tentang bahasa mereka. Manusia juga punya suara. Beraneka rupa juga jenis dan warna suaranya. Sementara berbicara, semua profesi apa pun di muka bumi ini pasti harus bisa bicara. Ada satu profesi yang sangat diminati oleh kebanyakan anak muda, yaitu penyiar radio.
Penyiar radio tidak hanya sekedar bersuara. Tapi juga harus mampu berbicara. Nampaknya mudah ya, hanya berbicara. Benar, memang mudah untuk berbicara, tapi bagaiamana caranya agar mampu berbicara dengan pede alias percaya diri, sistematis dan berpengaruh? Penyiar radio adalah seorang yang berbicara di depan mic pada ruang siar. Modal penyiar radio adalah wawasan, suara dan ilmu public speaking.
Mau jadi penyiar radio? Luruskan niat Anda untuk menekuni profesi sebagai penyiar radio. Kalau Anda memiliki Passion sebagai penyiar radio, tepatlah Anda berpetualang di dunia broadcasting. Karena bukan tidak mungkin, Anda tak punya passion, hanya ingin jadi orang top, beken saja. Wah, niat yang seperti ini yang pada akhirnya jadi sedikit membiaskan profesi penyiar. Iya sih, memang betul, efek samping menjadi penyiar adalah menjadi terkenal, beken, punya fans. Tapi menurut pengamatan, menjadi penyiar radio, ketenaran akan mengikuti dengan sendirinya.
Lalu bagaimana menjadi penyiar yang tidak sekedar bersuara? Tapi ia mampu menjadi public speaker yang handal? Sesungguhnya, menjadi penyiar radio, bicara sendirian dalam suatu ruangan. Adapun teknis setiap radio berbeda. Ada yang penyiarnya single fighter, ada juga yang penyiarnya dibantu oleh produser, phone keeper, MD (music director).
Syarat utama menjadi penyiar radio bukan hanya suara yang microphonis saja. Tapi air personality, wawasan, dan teknik siaran. Ada beberapa tips bagaimana menjadi penyiar radio yang percaya diri berbicara, sistematis dan berpengaruh.
Ada yang menyebut dengan istilah ?On air Personality?. Yaitu penciptaan kepribadian pada saat di udara. Bagaimana penyiar terkesan ramah, ceria dan menyenangkan untuk didengarkan. Air personality penyiar bukan berarti kepribadian asli penyiar, bisa saja berbeda saat penyiar di udara dan kesehariannya. Penyiar harus mampu menciptakannya sendiri, karena jika tidak mampu menciptakan air personality, kemungkinan besar tidak ada atau sedikit pendengarnya.. Itulah mengapa, penyiar tidak hanya sekedar bersuara, tapi saat siaran harus mempunyai jiwa atau ruh dalam setiap kalimat yang disampaikannya.. Dan yakinilah, bahwa ketika penyiar sudah mempunyai air personality, dijamin akan ada pendengar yang suka. Prinsip menjadi penyiar, sebenarnya tidak usah menghiraukan berapa banyak atau berapa jumlah secara matematis para pendengarnya. Tapi justru bagaimana kehadiran Anda dinanti-nantikan oleh pendengar. Perlu digarisbawahi, bahwa kepribadian penyiar di udara adalah theather of mind bagi para pendengar.
Bagaimana cara menciptakan Air Personality
1. Mengenal diri Anda, baik kelebihan atau kekurangan. Anda merasa nyaman saat on mic dengan gaya bagaimana, bisa ditetapkan sendiri kemudian sharing atau minta pendapat kepada teman-teman.
2. ATM (amati, tirukan dan mencoba) penyiar radio favorit Anda. Amati cara membawakan acaranya, tulis kelebihan dan kekurangannya.. Dan, ingat. Anda tetaplah anda. Be Your self.
3. Latihan bicara di depan cermin. Bagaimana ekpresi wajah ikut bicara. Hal ini dapat Anda lakukan berulang-ulang kalau masih merasa kurang percaya diri. Setiap sebelum mulai siaran, Anda harus selalu berpikir, bahwa siaran hari ini lebih berisi dan ditunggu-tunggu oleh para pendengar.
