Bernas.id – Sering kita temukan ikon jempol di grup-grup aplikasi WhatsApp (WA). Ini bukan hanya sekedar ikon tanpa makna. Ikon ini punya makna dan pengaruh yang dalam karena merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada orang yang telah melakukan suatu kebaikan. Coba bayangkan saat kita menerima acungan jempol baik secara langsung maupun via WA, bagaimana perasaan kita? Senang bukan? Kalau kita sudah dewasa saja merasa senang diberi jempol bagaimana dengan buah hati kita? Tentunya mereka akan lebih senang lagi.
Pernahkah Ayah Bunda mendengar kata Psycho Cybernetic?
Psycho Cybernetic adalah langkah bagaimana Ayah Bunda mampu membangun citra diri. Citra diri akan memengaruhi bagaimana orang memandang Ayah Bunda yang akhirnya terkesan dan mendengarkan Ayah Bunda. Salah satu untuk membangun citra diri Ayah Bunda adalah dengan melakukan hal ini
5 langkah pycho cybernetic dengan filosofi 5 jari tangan.
1. Jari jempol
Jempol yang menghadap ke atas adalah simbol sebagai bentuk apresiasi. Saat Ayah Bunda acungkan jempol kepada buah hati, maka Ayah Bunda sudah memberikan pujian, penghargaan, penghormatan, ucapan terimakasih, dan makna-makna yang menggambarkan apresiasi.
Acungan jempol termasuk bahasa nonverbal. Dan bisa jadi bahasa nonverbal ini bisa lebih bermakna dan berkesan dari pada ucapan lisan (bahasa verbal). Untuk itu sebagai orang tua, Ayah Bunda harus ringan tangan dan tidak pelit untuk mengacungkan jempol kepada buah hati yang melakukan kebaikan meskipun sesuatu yang dianggap sepele dan kecil. Seperti berani bertanya atau berani menjawab meskipun jawabannya kurang tepat.
2. Jari telunjuk
Jari telunjuk mempunyai makna komitmen & konsisten. Artinya bahwa, Ayah Bunda harus komitmen dan konsisten dalam menjalankan aturan yang sudah dibuat. Misalnya Ayah Bunda menerapkan peraturan menonton TV hanya boleh satu jam tiap hari. Jika peraturan ini sudah dibuat dan sudah disampaikan ke buah hati, maka Ayah Bunda harus komitmen menjalankannya. untuk menstimulus buah hati mematuhi peraturan. Sebaiknya diberlakukan reward (hadiah) bagi yang mematuhi, dan punishment (hukuman) bagi yang melanggar. Misalnya, bagi buah hati yang bisa mematuhi peraturan selama satu bulan maka akan mendapat hadiah. Sebaliknya, bagi yang melanggar maka konsekuensinya tidak boleh menonton untuk esok harinya.
3. Jari tengah
Maknanya bahwa mendidik itu harus dengan menemukan sisi unggul buah hati. Ayah Bunda harus yakin bahwa semua anak itu memiliki keunggulan. Karena Allah SWT Yang Maha Sempurna tidak pernah menciptakan produk gagal apalagi reject. Oleh karena itu, tugas orang tua menemukan dan mengembangkan sisi keunggulan buah hatinya. Tidak hanya keunggulan di bidang akademik namun juga non akademik. Yang sering ditemukan justru banyak orang tua yang memaksa buah hatinya untuk menyukai dan mempelajari sesuatu yang tidak dia sukai. Bisa jadi karena cita-cita orang tua dahulu tidak tercapai, akhirnya dilimpahkan cita-citanya tersebut ke buah hati.
4. Jari manis
Jari manis berati mendidik buah hati untuk mempunyai jiwa sosial atau yang sering kita kenal dengan interpersonal. Tujuannya agar buah hati mempunyai keterampilan memahami orang lain sebelum ia sendiri minta dipahami. Seperti bagaimana sikap yang harus dilakukan saat ada temannya yang sedang berbicara, bagaimana cara berbicara dengan sopan, apa yang harus dilakukan saat melihat temannya butuh pertolongan, dan sikap empati lainnya. Jiwa sosial ini harus senantiasa diasah agar buah hati tidak memiliki sikap ego yang berlebihan atau cuek terhadap kondisi yang terjadi.
Baca juga Wahai Para Ibu, Ingin Mendidik Anak Gadis Agar Setangguh Sri Mulyani? Begini Kiatnya
5. Jari kelingking
Yaitu mendidik buah hati tanpa meremehkan hal-hal yang kecil. Seringkali orang tua melewatkan hal-hal yang kecil dan menganggap remeh, padahal hal kecil tersebut dapat berdampak besar bagi kehidupan buah hati ke depan. Mari kita lihat contoh hal-hal yang di anggap kecil ini:
- Mengucapkan terima kasih saat buah hati berbuat baik atau minimal tidak melakukan hal-hal yang negatif.
- Melibatkan buah hati dalam keputusan sederhana, seperti saat Ayah mau pergi ke kantor bisa meminta buah hati untuk memilihkan warna pakaian yang pantas ia pakai hari ini. Saat buah hati memilihkan dan Ayah setuju, maka buah hati akan merasa bahagia.
- Mendokumentasikan aktivitas yang dilakukan buah hati. Mengambil gambar atau merekam dengan diam-diam saat anak membantu menjemur pakaian, merapikan sandal, dan aktivitas lainnya. Suatu saat rekaman diputar kembali akan membuat anak bahagia.
Inilah 5 tips mendidik anak dengan filosofi 5 jari yang dapat Ayah Bunda terapkan. Menggunakan visualisasi jari ini agar mudah diingat dan dipraktekkan. Selamat menerapkannya dan temukan perubahan sikap buah hati Anda.
Wallahu a’lam..
Membangun Generasi Berkarakter Bersama UNMAHA: Filosofi 5 Jari dalam Pendidikan Holistik
Bangun karakter kepemimpinan sejak dini sebagaimana filosofi 5 jari tangan yang mengajarkan nilai empati dan integritas. Tingkatkan keahlian di dunia kerja dengan mengikuti Program Sertifikasi SDM Berbasis Kompetensi yang menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan manajemen efektif. Cek informasi lengkapnya di Program Sertifikasi SDM terpercaya.
Percaya bahwa pendidikan karakter adalah pondasi masa depan, UNMAHA memberikan kesempatan melalui Program Beasiswa Unggulan bagi calon pendidik dan psikolog. Jangan lewatkan peluang ini untuk menjadi agen perubahan! Informasi lebih lengkap di Beasiswa PBL di UNMAHA.
Bisnis yang Menarik Bersama Adolo
Ingin memulai bisnis reseller dengan sistem yang fleksibel dan menguntungkan? Adolo.id adalah solusi terbaik untuk mendapatkan produk berkualitas dengan harga reseller tanpa ribet. Dengan berbagai metode pembayaran, termasuk arisan yang dikelola secara transparan, bisnis reseller kini lebih mudah dijalankan. Bergabunglah sekarang dan nikmati kemudahan berjualan tanpa harus stok barang sendiri!
Jangan lewatkan peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjadi bagian dari komunitas reseller Adolo.id. Daftar sekarang dan mulailah perjalanan bisnis reseller yang praktis dan terpercaya. Wujudkan impian bisnis digitalmu dengan cara yang lebih cerdas dan efisien!
Punya pertanyaan seputar PMB UNMAHA atau program studi? Admin UNMAHA siap membantu menjawab semua kebutuhan informasi. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA, dan dapatkan respons cepat serta informasi akurat.***6
