Bernas.id – Bingung bagaimana membuat anak menjadi suka matematika? Salah satu cara praktis adalah mengajak belanja, boleh ke supermarket atau ke pasar dan disaat yang sama membuat anak belajar matematika.
Saat belanja, kita bisa memberikan pengalaman dan mengajarkan salah satu keterampilan matematika yaitu “number sense” atau kepekaan terhadap angka yang bisa berupa kemampuan berhitung mental, mengerti nilai angka, dan memahami peran angka dalam kehidupan, seperti yang dipakai untuk tanggal, penomoran kode, atau untuk membedakan nilai barang dengan harga. Selain itu, anak akan belajar tentang aljabar, seperti memilih barang dengan harga yang kurang atau sama dengan uang yang dibawa.
Berikut 10 contoh kegiatan yang bisa dilakukan bersama sang buah hati saat belanja:
1. Membandingkan harga dan nilai angka, bila harga barang lebih murah, nilai angkanya lebih kecil atau besar.
2. Menuliskan dan menyebutkan angka pada harga, mana angka ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan.
3. Melihat perbedaan antara produk yang menggunakan satuan liter dan kilogram, di mana anak akan bisa melihat satuan liter lebih sering digunakan untuk produk cair dan kilogram untuk produk padat.
4. Melihat perbedaan besar kemasan barang dengan satuan ons, gram dan kilogram.
5. Mengamati dari ukuran rak barang, berapa banyak barang yang bisa dipajang dengan dimensi kemasan barang. Misal, setiap satu meter, ada berapa buah barang yang bisa disusun.
6. Mengajarkan tentang diskon, apa arti diskon 10 persen atau 50 persen.
7. Membaca timbangan digital, yang biasanya menampilkan berat total dan jumlah harga yang akan tercetak di stiker. Bila ke pasar masih bisa melihat pedagang menimbang dengan timbangan neraca.
8. Membaca tanggal kadaluarsa barang dan masih berapa lama lagi barang tersebut dapat dikonsumsi.
9. Menghitung total berat bawaan dari berat masing-masing barang yang akan dibeli.
10. Menghitung total harga barang yang dibeli, dan memperkirakan jumlah uang yang harus disiapkan.
Menjadikan matematika suatu hal yang nyata bukan hanya sekedar simbol akan memudahkan anak mencerna konsep matematika lebih mudah. Setiap anak bisa pintar matematika, dan bila selama ini belum menunjukkan kemampuan matematika yang signifikan bukan berarti tidak pintar, tetapi belum terasah konsep matematisnya. Dengan mengajak belanja, memudahkan anak melihat matematika dalam konteks yang lebih konkrit dan jelas aplikasinya dalam kehidupan.
Selamat mencoba!
