Bernas.id- Penyakit maag atau disebut juga dengan penyakit lambung sudah banyak yang menyerang. Penyakit yang bisa dikatakan sebagai si pembunuh diam-diam dan pencabut nyawa yang kita anggap enteng. Maag banyak menyerang orang yang bergolongan darah O karena tingkat keasamannya tinggi. Sakitnya maag terjadi salah satunya, karena tidak teraturnya makan sehingga membuat dinding lambung saling bergesekan, dan karena tinggi kadar Asam klorida di dalam lambung. Berikut ini kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan penderita penyakit maag:
1. Minum obat maag dengan air
Ketika mengonsumsi obat maag baik sebelum atau sesudah mengonsumsi, Anda tidak boleh makan dan minum selama satu jam. Hal ini bertujuan supaya obat tersebut bisa bekerja dengan baik. Jika Anda perhatikan dengan baik, pada kemasan obat Maag (yang Tablet atau Bubuk, bukan yang Liquid), selalu tertulis “obat kunyah bukan obat minum”. Kalau obat Maag dikonsumsi dengan air putih, maka obat itu jadi tidak berguna (hanya larut dalam air) dan malah menyebabkan mencret.
2. Menunda konsumsi obat maag
Kebanyakan penderita maag tidak ingin tergantung pada obat. Mereka pikir Asam dalam lambung akan hilang saat diberi makanan atau minuman manis, atau akan hilang dengan berlalunya waktu. Itu sangat keliru. Asam lambung bersifat korosif yang membantu proses pencernaan. Tapi jika berlebih dan dibiarkan berlarut-larut menyebabkan lambungmu hancur, bahkan bisa menyerang organ lain seperti Liver. Jadi jika maag mulai menyerang, maka segeralah konsumsi obat maag.
3. Tidak sadar penyebabnya
Penyebab utama sakit maag bukan karena telat makan, minum kopi, makan asam, pedas, beras ketan, atau bersantan (itu hanya penyebab sekunder). Penyebab utama sakit maag yang paling banyak adalah stress dan kurang gerak. Asam lambung lebih cepat naik saat stres. Kurangnya gerak tubuh membuat gerak peristaltic pada usus dan lambung melemah sehingga asam lambung tidak terproses dengan baik dan menumpuk. Tidak dianjurkan setelah makan tidur-tiduran, dan sebaiknya makan dalam porsi kecil tapi sering. Jika Anda merasakan gejala rasa terbakar dari ulu hati sampai pangkal lidah, mulut terasa pahit, gigi mudah berlubang, bau mulut, maka kemungkinan Anda mengalami GERD (gastroesofagal refluks) yaitu bentuk maag yang lebih berat karena terjadi aliran balik asam lambung dan menyebabkan iritasi sepanjang saluran pencernaan atas.
4. Mengonsumsi makanan yang keliru
Mengonsumsi sayur dan buah tidak bisa mengurangi gejala maag. Tapi konsumsi daging sangat membantu penderita sakit maag, karena daging lebih lama proses cernanya daripada sayur atau buah sehingga asam lambung bekerja maksimal menghancurkan daging yang dimakan, bukan malah menghancurkan tubuh Anda.
5. Sakit maag karena bakteri Helicobacterylori
Ada salah satu penyebab sakit maag yang disebabkan karena serangan bakteri, jika parah hal ini perlu penanganan medis khusus. Sebaiknya konsultasi dengan dokter.
Setelah mengetahui kesalahan-kesalahan pemderita penyakit maag, maka mulai sekarang hindarilah kesalahan itu agar penyakit maag tidak membunuhmu secara perlahan. Jangan lakukan kesalahan yang sama lagi.
