Bernas.id – Setiap hari manusia selalu di hadapkan oleh kebutuhan, akan tetapi hal itu hanya sebatas keinginan yang didorong oleh nafsu dan ambisi yang kuat. Sebenarnya, manusia sangat membutuhkan berbagai macam bentuk kebutuhan, seiring dengan adanya perubahan waktu, maka kebutuhan manusia pun akan semakin meningkat.
Berdasarkan intensitas kebutuhan pada manusia umumnya terbagi 3 (tiga) yaitu: primer, sekunder, dan tersier. Kebutuhan manusia dahulu berbeda dengan manusia sekarang, contohnya: apabila di masa kakek atau pendahulu kita dulu, kebutuhan akan pengadaan listrik dan air termasuk kebutuhan sekunder, sedangkan kendaraan adalah kebutuhan tersier.
Namun semua kebutuhan di atas berubah menjadi kebutuhan primer. Bahkan sekarang kebutuhan sekunder yaitu punya mobil, koneksi wi-fi di rumah serta kebutuhan tersier yaitu seperti memiliki Pesawat Ulang Alik NASA.
Apakah kebutuhan dan keinginan itu sama? Mengapa kebutuhan harus didahulukan?
Kebutuhan terlahir pada saat manusia sangat membutuhkan untuk keberlangsungan hidupnya, sedangkan keinginan terlahir karena hasrat yang lain saat kebutuhan telah terpenuhi namun masih menginginkan sesuatu yang melebihi harapannya
?Ketika zaman berganti maka rasa gengsi dan hasrat untuk pamer membuat segala keinginan menjadi kebutuhan?
Berikut ini beberapa hal yang membuat kita harus lebih mendahulukan kebutuhan di atas keinginan kita, Berikut jawabannya:
1. Sadar Diri dan Kondisi
Hidup akan terasa nyaman apabila lebih besar tiang daripada pasak. Namun, apabila lebih besar pasak dari pada tiang, maka bersiaplah untuk berhutang kesana kemari. Jika tidak sanggup untuk membayarnya, maka rentenir akan datang untuk meminta bayaran beserta dengan bunga segunung.
2. Banyak Bersyukur
Koruptor dan pencuri yang berhasil ditangkap petugas selalu modusnya berbeda, namun alasannya tetap sama yaitu kurangnya finansial. Apa yang mereka lakukan sebenarnya buah dari ketidakbersyukurnya mereka atas nikmat yang telah diberikan. Merasa tidak pernah cukup atas segala rezeki yang diberikan, dan masih banyak pula orang yang rela mengambil hak dan rezeki dengan cara yang tidak dibenarkan.
3. Jangan Memaksakan Diri
Sebenarnya kita berkecukupan, namun karena kurang bersyukur. Sehingga segala pencapaian yang sudah didapatkan selama ini terlihat kurang memuaskan. Pada saat itulah di dalam benak hati akan muncul sifat dan ambisi yang menggebu-gebu. Akhir-akhir ini kita sering mendapati sebuah berita di televisi tentang para buruh yang melakukan aksi demo dan lebih sering juga disertai dengan Long March yang membuat jalanan macet .
Apa tujuan mereka? Tujuannya adalah menuntut kenaikan gaji para buruh yang dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka, hingga membuat perusahaan yang mempekerjakan mereka menjadi pusing karena produksi terganggu dan merugikan banyak pihak. Hal tersebut tidak sepantasnya terjadi apabila mereka lebih mensyukuri atas apa yang mereka dapatkan sekarang ini.
Banyak orang secara material kurang namun, kenapa hidup mereka sangat bahagia? Jawabannya singkat saja, tidak memaksakan kehendak. Hidup sederhana serta perbanyaklah bersyukur.
