Bernas.id – Setiap manusia pasti memimpikan kehidupan yang selalu bahagia. Bahagia tidak hanya terfokus pada hubungan dengan pasangan. Walaupun tidak dapat dimungkiri hal itu adalah salah satu kebahagian yang di impikan oleh banyak orang. Namun, tidak hanya itu, kebahagiaan yang ingin dicapai setiap individu berbeda-beda. Apakah mau mengejar kebahagian akan karir dahulu, kebahagiaan akan hubungan dengan seseorang, kebahagiaan akan orang tuanya, ataukah ingin mengejar kebahagiaan itu semua.
Kebanyakan orang pasti berpikir bahwa kebahagiaan adalah dengan tercapainya segala keinginannya di dunia ini, sehingga ia mengejarnya dengan sangat keras dan bahkan dengan cara instan. Apalagi keinginan manusia akan sesuatu pasti terus berubah dan bertambah karena sifat manusia yang tidak pernah merasa puas akan segala sesuatu yang telah dicapainya. Hal tersebut tidak mengapa karena menjadikan diri Anda untuk tidak cepat merasa puas atas hasil yang didapat, serta tidak putus asa untuk terus meraihnya. Namun yang perlu Anda pahami bahwa kebahagiaan yang sesungguhnya tidak hanya dengan terpenuhinya segala keinginan di dunia ini, karena kebahagiaan yang kekal adalah di akhirat nanti. Oleh sebab itu, kejarlah akhirat maka dunia akan mengikuti dan jangan sampai karena terlalu mengejar kebahagiaan dunia sehingga melalaikan Anda akan ibadah kepada-Nya. Adapun beberapa hal yang perlu Anda pahami agar bahagia dunia dan akhirat, yaitu:
Sempurnahkan Ibadah
Menyempurnahkan ibadah adalah poin utama yang perlu Anda pahami, karena dengan menyempurnahkan ibadah maka Allah akan mempermudah pula urusan kalian di dunia bahkan di akhirat pula. Jadi, coba perbaiki ibadah Anda agar bahagia dunia dan akhirat.
Qs. Al-Hajj : 77 menjelaskan bahwa,“Wahai orang-orang yang beriman! Rukuklah, sujudlah, dan sembahlah Tuhanmu; dan berbuatlah kebaikan agar kamu beruntung.”
Jauhi Penyakit Hati
Penyakit hati tidak hanya berhubungan dengan fisik manusia, namun penyakit hati yang dimaksud yaitu adanya sifat iri, dengki, dendam, sombong, riya', dan lain sebagainya. Penyakit hati ini adalah masalah yang sering dialami oleh kebanyakan orang. Oleh sebab itu, jauhi penyakit hati, karena dengan hati yang baik maka Anda akan lebih peka untuk merasakan kebahagian tersendiri pada diri Anda. Juga tidak berfokus bagaimana kebahagiaan orang lain, namun bagaimana Anda bisa mencontoh atau mengembangkan bagaimana orang lain bisa menggapai kebahagiaannya itu.
Berpikir Positif
Berpikir positif adalah salah satu cara untuk menjauhi penyakit hati, mengapa? Karena Anda akan selalu mengambil hal positif dari segala sesuatu yang Anda terima. Sehingga apabila Anda gagal atas pencapaian Anda, maka Anda tidak akan mudah menyerah bahkan tidak iri hati kepada sekeliling, namun tetap berusaha untuk memperbaikinya.
Lakukan Segala Hal Yang Membuat Anda Bahagia dalam Koridor Positif
Melakukan segala hal yang membuat Anda bahagia bisa Anda terapkan pada kehidupan Anda, selama yang Anda lakukan masih dalam koridor yang positif. Misalnya, di balik rutinitas yang selalu Anda lakukan setiap harinya, coba luangkan sejenak dengan melakukan hobi Anda. Terlihat sepele namun terkadang sering Anda abaikan, padahal itu juga penting dilakukan, karena dengan melakukan apa yang menjadi kegemaran Anda maka secara tidak langsung juga dapat menenangkan pikiran.
Dari penjelasan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kebahagiaan tidak hanya pencapaian kesuksesan dalam hal ekonomi, namun dengan berbuat baik pada sesama dan memberi kebermanfaatan untuk orang sekitar pun juga akan memberi kebahagiaan tersendiri untuk diri Anda. Bagaimana? Sudahkah Anda melakukan keempat hal itu? Jika belum, mungkin Anda bisa menerapkannya pada kehidupan Anda agar Anda bisa menjadi manusia yang bahagia dunia dan akhirat.