Bernas.id – Dengan bermunculan istilah yang menasional bahkan mendunia yaitu ?Kids zaman Now?, bahwa modernisasi, penggunaaan teknologi informasi dan komunikasi yang saat ini sedang mengalami puncaknya, tidak hanya ke kota melainkan sampai ke pelosok-pelosok desa. Fenomena ini akan mempengaruhi mindset anak-anak yang notabenenya masih para pelajar.
Untuk itu, agar anak terhindar dari pergaulan Kids Zaman Now, peran orang tua sangat penting. Luangkan waktu sejenak untuk bersama dengan anak (quality time). Salah satunya, selalu mengajak diskusi ringan agar anak tidak bosan dengan keadaan, mungkin para orang tua bisa mengajak pergi travelling bersama dengan tujuan, adanya pendekatan emosional anak terhadap orang tua.
Adapun beberapa parenting style yang dapat diterapkan oleh orang tua terhadap anak ada 3, yaitu:
Yang pertama parenting style permisif. Dalam pola pengasuhan ini, para orang tua dapat memberikan kebebasan terhadap anak seperti berinteraksi di depan orang tua dengan baik, guna memperbaiki komunikasi orang tua terhadap anak. Kemudian dapat memberikan kebebasan terhadap lingkungannya. Akan tetapi, orang tua harus memperhatikan perkembangan sang anak saat berinteraksi dengan lingkungannya. Tujuan dari pola ini untuk membentuk karakter. Dengan adanya pola asuh ini, anak menjadi lebih bertanggung jawab dan mandiri. Jangan selalu menyangka perbuatan yang dilakukan sang anak selalu berdampak negatif atau selalu parno berlebihan, karena berakibat menghambat pertumbuhan sang anak. Pola asuh seperti ini yang tidak pernah memberikan hukuman bagi anak.
Kemudian yang kedua parenting style otoriter. Pola asuh ini justru kebalikan dari pola asuh permisif. Pola asuh yang seperti ini memberikan pengawasan ketat terhadap anak. Dalam pola asuh otoriter, anak harus mengikuti peraturan orang tua tanpa diganggu gugat dengan tujuan menerapkan disiplin dan juga kepatuhan. Ketika melanggar peraturan anak harus diberikan hukuman.
Dan yang terakhir adanya parenting style otoritatif. Pola asuh ini lebih mengedepankan demokrasi. Orang tua memiliki peran dalam membuat peraturan dan hukuman. Akan tetapi, orang tua harus memberikan kesempatan bagi anak untuk mengungkapkan segala pendapat. Orang tua harus bisa mendisukusikan apa yang akan diperbuat anak dan tidak langsung menyetujuinya, seperit layaknya parenting style permisif atau memukul layaknya seperti parenting style otoriter. Namun, parenting style otoritatif ini juga memberikan hukuman-hukuman terhadap anak dan tidak pula memberikan kebebasan. Sebenarnya otoritatif ini lebih efektif untuk membangun kemandirian sekaligus meningkatkan kepatuhan anak dengan cara lebih baik, tanpa adanya kekerasan.
Nah, ketiga parenting style tersebut mendidik anak dengan baik dan benar sesuai keinginan orang tua. Namun, manakah yang seharusnya diterapkan dalam mendidik anak sehingga akan berdampak positif terhadap anak? Mendiskusikan dengan pasangan dalam memilih style parenting adalah salah satu cara yang efektif untuk menumbuhkan tumbuh kembang sang anak. Semoga bermanfaat!
