Bernas.id – Menjadi guru yang senantiasa dirindukan oleh siswanya adalah dambaan semua guru. Di mana kehadirannya selalu dinanti-nantikan. Saat ia berhalangan, para muridnya mencari dan menanyakan keberadaanya. Jika ia sudah tidak mengajar lagi ia, akan senantiasa diingat dan diukir dalam memori setiap anak didiknya.
Untuk menjadi guru dengan ciri-ciri di atas memang tidaklah mudah, namun bukan hal yang mustahil mewujudkannnya. Semua guru bisa, asal mau untuk belajar, belajar, dan belajar. Agar seorang guru menjadi guru yang dirindukan. Setidaknya ada 5 hal yang harus ia lakukan.
1. Menarik
Menarik di sini terkait dengan penampilan seorang guru. Menarik dalam berpakaian maupun dalam berkomunikasi, baik komunikasi verbal maupun non verbal. Saat datang ke sekolah, hal yang pertama kali dilihat adalah bagian luarnya. Jika pandangan pertama sudah menarik, maka selanjutnya akan lahir hal-hal yang menyenangkan dari guru tersebut.
2. Menyenangkan
Jika menarik terkait dengan bagian luar yang terlihat, maka menyenangkan terkait dengan rasa atau suasana hati. Seorang guru hendaknya senantiasa memiliki suasana hati yang penuh kebahagiaan. Kebahagiaan seorang guru saat mengajar akan melahirkan energi positif. Energi positif tersebut akan mengalir ke seluruh tubuh yang bisa terlihat dan dirasakan dari raut wajah, sikap, dan cara merespon lingkungan. Sebaliknya jika guru saat mengajar membawa permasalahan hidupnya, merasa terpaksa mengajar di kelas tertentu, atau tidak nyaman dengan lingkungannya, maka dia tidak akan mampu mengantarkan energi positif ke siswanya, karena hanya guru bahagia yang bisa berbagi kebahagiaan.
3. Teladan yang baik
Pepatah mengatakan, ?guru kencing berdiri, murid kencing berlari?. Bagaimana guru akan selalu dirindukan siswanya, jika dalam kehidupan sehari-hari belum mampu memberi contoh yang baik. Misalnya sering terlambat masuk kelas, makan dan minum dengan tangan kiri, atau sering ngomongin kejelekan orang lain alias suka menggunjing. Guru yang seperti ini tentunya bukan hanya kurang disukai siswa, tapi akan menyebarkan virus negatif.
4. Memberi apresiasi
Guru yang ingin dirindukan oleh siswanya, hendaknya tidak segan-segan untuk memberi apresiasi kepada siswanya, baik yang berprestasi maupun yang tidak. Kalau yang berprestasi dapat apresiasi ituhal yang wajar, lalu bagaimana memberi apresiasi kepada siswa yang tidak berprestasi? Seringkali saat siswa melanggar baru akan dipanggil dan dinasehati. Namun, saat siswa tersebut damai alias tidak melakukan pelanggaran, guru sering lupa untuk memberi apresiasi minimal menyapa dengan mengacungkan jempol. Bisa juga sambil mengatakan, ?Subhanallah ? keren kamu hari ini. Kamu tenang dan santun.?
5. Mendoakan siswa
Selain memberi apresiasi, sebaiknya guru juga senantiasa mendoakan siswanya di depan mereka langsung, seperti saat memberi apresiasi kepada siswa. Guru bisa sambil mengatakan, ? Semoga cita-cita kamu tercapai? atau ?Semoga kamu dan keluargamu senantiasa bahagia.? Kata-kata positif ini akan senantiasa diingat oleh siswa. Mereka akan merasakan kepedulian seorang guru. Tidak hanya perhatian kepada diri siswa namun juga kepada keluarga mereka.
Nah, bagi Anda yang ingin menjadi guru yang dirindukan oleh siswa-siswanya, bisa dipraktekkan kelima tindakan tersebut di atas. Selamat mencoba!
