Bernas.id Gadget bukan lagi benda yang dimiliki oleh orang yang banyak duit saja. Gadget kini sudah merambah di berbagai kalangan maupun usia. Balita hingga dewasa kini sudah banyak yang bersentuhan dengan alat teknologi canggih ini. Tak perlu merogoh kocek dalam, kini gadget terutama handphone mudah diperoleh dengan harga yang murah.
Ya, kini mulai dari balita hingga tua lebih banyak yang asyik menikmati hiburan gadget. Agar orang tua bisa melakukan aktivitas atau pekerjaan tanpa gangguan si kecil, maka gadget yang dijadikan mainan si kecil agar bisa tetap tenang. Dengan warna, gambar dan juga suara yang timbul mengakibatkan balita juga ketagihan gadget tersebut. Hal yang serupa juga dengan anak-anak yang kecanduan game yang membuat mereka asyik bermain sendiri.
Seperti halnya kendaraan bermotor, setiap pengendara harus melewati serangkaian tes untuk bisa dianggap layak mengendarai kendaraan tersebut. Bahkan setiap pengendara kendaraan bermotor harus memiliki SIM serta harus berusia 17 tahun untuk bisa mendapatkan izin mengemudi. Bagaimana dengan pengguna gadget?
Apakah penggunaan gadget layak untuk semua kalangan dan usia? Jika berkendara motor maka jika tidak berhati-hati dapat menyebabkan kecelakaan yang berdampak pada luka atau cacat tubuh. Namun, apa dampak jika luka yang diakibatkan oleh penggunaan gadget? Gadget memiliki banyak manfaat tetapi juga dampak bagi setiap penggunanya terutama anak-anak yang di bawah umur. Jika pembalap atau pengendara motor dilengkapi dengan alat pengaman tubuh. Apakah ada juga pengaman buat anak-anak kita yang terpapar gadget? Berikut adalah dampak penggunaan gadget bagi anak di bawah umur :
1. Perkembangan motorik terganggu
Bagi anak yang bermain gadget akan kurang bergerak karena mereka nyaman bermain hanya dengan duduk atau tiduran. Permainan bagi anak-anak seharusnya adalah permainan yang merangsang perkembangan motorik baik halus maupun kasar. Sehingga tubuh mereka menjadi sehat dan terampil. Dengan bermain gadget yang bergerak hanyalah jemari tangan saja sedangkan anggota tubuh lainnya tidak terlalu banyak gerak dan itu tidak baik untuk anak dalam masa pertumbuhan.
2. Gangguan radiasi
Sinar radiasi yang dihasilkan gadget juga dapat mengganggu bahkan merusak mata. Apalagi jika penggunaan gadget tidak dibatasi maka paparan radiasi akan semakin banyak yang terpapar pada kesehatan mata buah hati kita.
3. Suka menyendiri
Anak yang sudah ketagihan bermain gadget akan merasa memiliki dunia sendiri. Sehingga mereka akan malas bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Anak yang sudah asyik dengan gadget akan lebih senang menyendiri di dalam kamar. Rasa kepedulian terhadap sekitar juga akan kurang peka. Akibatnya mereka cenderung belajar hidup individualis.
4. Kecanduhan
Penggunaan gadget yang berlebihan akan menimbulkan ketagihan bagi penggunanya terutama dengan anak kecil. Mereka senang dengan segala permainan yang disajikan di gadget mereka tanpa bisa menyaring mana yang baik atau tidak. Mereka merasa nyaman dan terus ingin bermain gadget. Kecanduan gadget berdampak anak menjadi malas belajar, mengaji, bahkan malas sekolah.
5. Terpapar konten pornografi
Dampak yang paling buruk dari penggunaan gadget adalah terpaparnya pornografi pada anak-anak. Anak-anak usia dini belumlah mengenal apa itu ponografi dan juga apa dampaknya bagi perkembangan mereka. Penggunaan gadget pada anak juga berdampak anak menjadi sasaran predator yang mengintai mereka dalam dunia maya. Selain itu anak juga belajar bullying lewat media sosial.
Berbagai dampak yang ditimbulkan dari penggunaan gadget, maka layakkah anak di bawah umur menggunakan gadget? Sementara secara emosional dan psikologi mereka belum berkembang sempuna.
